Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Indonesia dan Cina Bangun Laboratorium Teknologi Bahan Energi Baru dan Metalurgi

Senin, 6 November 2023
A A
Kerjasama laboratorium bersama antara ITB dan CSU. Foto itb.ac.id.

Kerjasama laboratorium bersama antara ITB dan CSU. Foto itb.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Indonesia dan Cina bekerja sama membangun Laboratorium Bersama Teknologi Bahan Energi Baru dan Metalurgi yang disebut pertama di dunia. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan Central South University (CSU) dan GEM Co., Ltd. di Gedung Rektorat ITB, Bandung apda 6 November 2023.

Rektor ITB, Prof. Reini Wirahadikusumah mendukung terselenggaranya kerja sama antara tiga institusi di bidang teknologi daur ulang. Mengingat Indonesia dikenal kaya akan sumber daya mineral yang menguntungkan bagi industri teknologi daur ulang.

“Kerja sama ini diharapkan dapat semakin berkembang dan berkontribusi lebih bagi Tiongkok dan Indonesia,” ujar Reini.

Baca Juga: Mengintip Dua Planet Gas Raksasa Jupiter dan Saturnus dari Langit Kupang

Pembangunan laboratorium tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara GEM, ITB, dan CSU yang sudah direncanakan sejak 9 September 2023. Program tersebut bertujuan untuk mempromosikan pertukaran teknologi dan budaya antara Tiongkok dan Indonesia serta mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan ekonomi Indonesia.

“Ini merupakan kerja sama dengan waktu eksekusi tercepat,” kata CEO of GEM Co., Ltd., Profesor Xu Kaihua.

Kerja sama pembangunan laboratorium bersama juga dilatarbelakangi visi kedua pemimpin negara China dan Indonesia di bidang sains dan teknologi, khususnya terkait program “one belt one road”. Laboratorium tersebut akan berfokus pada penelitian mineral berharga, bahan energi terbarukan, green energy, dan mempromosikan bidang pertambangan di Indonesia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: green energyITBlaboratorium bersamaone belt one roadsumber daya mineralteknologi daur ulang

Editor

Next Post
Hutan hujan tropis Sumatera di kawasan ekowisata Tangkahan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara yang merupakan bagian Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Foto Dok Wanaloka.com.

KLHK Kebut Sosialisasi Bursa Karbon, Dosen UGM Ingatkan Perlu Dikawal

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media