Senin, 12 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Indra, Gajah yang 30 Tahun Tangani Konflik Satwa Liar Tutup Usia

Rabu, 24 Juni 2026
A A
Gajah Indra dari Way Kambas tutup usia. Foto Dok. TNWK.

Gajah Indra dari Way Kambas tutup usia. Foto Dok. TNWK.

Share on FacebookShare on Twitter

Meskipun sempat berhasil diposisikan duduk selama beberapa menit, kondisi fisik yang sangat lemah membuat Indra kembali rebah.

Mengingat keterbatasan medan rawa dan kondisi fisik satwa yang tidak memungkinkan untuk dievakuasi ke fasilitas medis utama, tim dokter hewan langsung melakukan tindakan penyelamatan darurat secara intensif di lokasi kejadian.

Setelah berjuang keras selama lebih dari 20 jam untuk mempertahankan kondisi vitalnya, Gajah Indra akhirnya dinyatakan mati pada Senin, 22 Juni 2026 pukul 11.06 WIB.

Sebagai bagian dari standar operasional prosedur (SOP) medis dan pemenuhan akuntabilitas ilmiah, tindakan nekropsi dilakukan tiga jam setelah kematian. Proses bedah bangkai ini dipimpin dua dokter hewan, yakni Diah Esty Nggraeni (PLG TNWK) dan Atma (Sumatran Rhino Sanctuary) didukung lima tenaga kesehatan hewan dari Rumah Sakit Gajah TNWK.

Guna menjaga transparansi, proses nekropsi dilakukan di bawah pengawasan dan disaksikan langsung oleh unsur Polres Lampung Timur, Kodim 0429/Lampung Timur, serta Polisi Kehutanan TNWK. Sejumlah sampel organ telah diambil untuk analisis laboratorium lebih lanjut guna mendapatkan data komprehensif mengenai faktor klinis penyebab kematian. Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, jenazah Gajah Indra langsung dimakamkan di lokasi khusus dalam kawasan TNWK.

Kepergian Gajah Indra menjadi pengingat pentingnya dedikasi dan kolaborasi semua pihak dalam menjaga kelestarian satwa liar Indonesia. Balai TNWK berkomitmen untuk terus memperkuat upaya konservasi Gajah Sumatera melalui perlindungan habitat, mitigasi konflik, peningkatan kapasitas pelayanan medis, serta penguatan kesejahteraan gajah-gajah binaan di bawah pengelolaan negara.

Selamat jalan Gajah Indra, hormat dan terima kasih atas pengabdianmu. [WLC02]

Sumber: Kementerian Kehutanan

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Gajah IndraGajah SumateraKonflik Satwa LiarTaman Nasional Way Kambas

Editor

Next Post
Proyek LNG Donggi Senoro di Sulawesi. Foto dslng.com.

Proyek LNG Donggi-Senoro Berdampak Buruk, Masyarakat Lokal Ajukan Petisi ke Perusahaan Jepang

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media