Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Beda Penyebab Kanker pada Anak dan Orang Dewasa

Kanker bisa menyerang siapapun dengan segala usia. Namun ada penyebab yang berbeda antara kanker pada anak dan orang dewasa. Apakah itu?

Rabu, 2 Maret 2022
A A
Ilustrasi kanker anak. Foto jp26jp/pixabay.com.

Ilustrasi kanker anak. Foto jp26jp/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Tanda dan gejala kanker pada anak, menurut Pudjo sudah disosialisasikan Kementerian Kesehatan melalui poster. Gejala tersebut adalah, pertama sakit yang menetap atau berat dan muntah yang biasa terjadi pada pagi hari atau dapat memburuk dari hari ke hari. Kedua, nyeri pada tangan, kaki atau tulang dan bengkak tanpa riwayat trauma atau infeksi. Ketiga, perubahan-perubahan yang terjadi pada mata, seperti terlihatnya manik putih, juling, hilangnya penghilatan, dan memar atau bengkak di sekitar.

Keempat, penurunan berat badan atau demam tanpa sebab yang jelas, batuk yang menetap atau sesak nafas, dan berkeringat di malam hari. Kelima, terlihat benjolan atau pembengkakan yang tidak nyeri dan tanpa demam atau adanya tanda-tanda infeksi yang lain. Keenam, pucat, memar atau pendarahan dan nyeri tulang, serta perut yang membuncit.

Baca Juga: Banjir di Kota Medan, BNPB Imbau Warga Antisipasi Curah Hujan 3 Hari ke Depan

Tanda dan gejala tersebut harus dikenali dengan baik, disikapi dengan bijak, dan tidak menolak fakta atau kondisi yang ada. Beberapa orang tua terkadang menolak apabila ada anak yang mempunyai kemungkinan kanker.

“Kami menyayangkan sikap ini dipertahankan karena akan merugikan. Kita sebaiknya memastikan diagnosisnya ke rumah sakit apabila terdapat gejala dan mematuhi prosedur yang ada. Jika sudah dipastikan kanker, maka kita harus menyesuaikan diri demi masa depan anak,” urai Pudjo. [WLC02]

Sumber: ugm.ac.id, 16 Februari 2022

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: FKKMK UGMkankerkanker pada anaksegala umurtanda dan gejala

Editor

Next Post
Ilustrasi konisi bumi akibat penggunaan energi fosil. Foto sumanley/pixabay.com.

IPCC: Krisis Iklim Memakan Korban Jiwa, Perbankan Harus Hentikan Pendanaan Batu Bara

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media