Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Pesan untuk Tim Relawan Penyelamatan Pendaki Gunung

Menjadi tim relawan tidak hanya bermodal ketrampilan mendaki gunung yang mumpuni. Namun juga mengutamakan keselamatan pribadi.

Kamis, 27 Oktober 2022
A A
Ilustrasi keselamatan pendakian. Foto Pexels/pixabay.com

Ilustrasi keselamatan pendakian. Foto Pexels/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

“Info itu sangat penting. Terkait dengan info kondisi Lawu terkini, kondisi ekstrem. Harus terdata,” ucap Kuncoro.
Ketiga, disarankan untuk tidak langsung mencari di titik tinggi. Mengingat pendaki yang hilang bukan bertujuan melakukan pendakian ke puncak, melainkan melakukan ritual. Relawan nantinya melakukan penggalian informasi di titik-titik yang umum dijadikan tempat tersebut.

Baca Juga: Banjir di Kotawaringin Barat Ribuan Warga Mengungsi, Masa Tanggap Darurat Diperpanjang

Keempat, relawan juga diminta mematuhi arahan sesuai standar operasi oleh koordinator operasi lapangan setempat. Mapping atau pemetaan yang dikoordinasi bersama relawan lain akan mempermudah penyisiran dan mengurangi kemungkinan duplikasi titik sisir.

Sejauh ini, Relawan SAR UNS telah berpengalaman ketika bertugas di beberapa wilayah Indonesia seperti di Bogor, Lumajang, dan lain-lain. Bahkan, evakuasi pendaki di Gunung Lawu bukan pertama kali dilakukan oleh SAR UNS. Kuncoro berharap tim relawan bisa segera menemukan korban dalam kondisi selamat.

“Harapannya tertinggi ini. Bagaimana caranya bisa ditemukan,” pungkas Kuncoro. [WLC02]

Sumber: Uiversitas Negeri Sebelas Maret

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Badan Koordinasi Pelaksana Search and Rescue Universitas Sebelas Maret SurakartaGunung Lawukeselamatan diriRelawan Penyelamatan Pendaki Gunung Lawu

Editor

Next Post
Ilustrasi ancaman perubahan iklim bagi masa depan anak. Foto Pexels/pixabay.com

Laporan Lancet Countdown: Kecanduan Energi Fosil Ancam Kesehatan Global

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media