Jumat, 29 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Spesifikasi Kendaraan Listrik BRIN Ramah Lingkungan Tanpa Pengemudi

Moda transportasi masa depan di Indonesia diarahkan pada kendraaan ramah lingkungan berbahan bakar non-fosil.

Selasa, 15 Februari 2022
A A
Prototipe kendaraan listrik tanpa pengemudi yang dikembangan BRIN. Foto brin.go.id.

Prototipe kendaraan listrik tanpa pengemudi yang dikembangan BRIN. Foto brin.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mengembangkan kendaraan berbahan bakar non-fosil. Melalui Organisasi Risel Ilmu Pengetahuan Teknik (OR IPT) dikembangkan kendaraan listrik tanpa pengemudi (otonom).

Pengembangan kendaraan listrik sebelumnya difokuskan pada penguasaan teknologi komponen kunci seperti motor listrik, baterai, control system/power electronic, platform dan charging system.

Kepala Organisasi Riset IPT BRIN, Budi Prawara menyebutkan Prioritas Riset Nasional (PRN) Kendaraan Listrik 2020–2024 fokus pada penguasaan teknologi kunci kendaraan otonom, seperti sistem deteksi objek/sensor, sistem telekomunikasi, human to vehicle interaction, computer vision.

Sementara Plt Kepala Pusat Tenaga Listrik dan Mekatronik juga Koordinator PRN Kendaraan listrik, Haznan Abimanyu menyatakan, pada tahun 2021 penelitian sistem teleoperation mulai dilakukan dengan sumber daya gabungan peneliti dari Pusat Riset Informatika, Pusat Riset Tenaga Listrik dan Mekatronik, Pusat Riset Elektronika dan Telekomunikasi, serta Balai Pengembangan Instrumentasi.

“Tim peneliti merancang dan membangun dari awal platform kendaraan listrik yang digunakan. Platform tersebut diperuntukkan bagi kendaraan satu penumpang. Secara global, kendaraan listrik masa depan untuk perkotaan memang dirancang untuk satu atau dua penumpang. Kendaraan ini sering disebut sebagai micro electric vehicle,” ujar Haznan.

Baca Juga: 9 Mahout Tangani Konflik Gajah Liar dengan Warga Desa Rantau Panjang

Salah satu kendaraan listrik yang sedang dirancang bangun BRIN Micro Electric Vehcicle-Teleoperated Driving System (MEVi–TDS) atau disebut kendaraan listrik yang dibuat dan dikemudikan dari jarak jauh. Disain MEVi-TDS disebut BRIN simply futuristic.

Dilengkapi dengan 4 buah lampu LED di bagian depan, lampu rem berbentuk oval di bagian belakang, serta 6 lampu LED membentuk segitiga sebagai lampu sein. Di bagian kap atas, ditambahkan lampu rotator berwarna amber yang akan menyala sebagai alarm jika terjadi kegagalan fungsi dari teleoperation.

MEVi-TDS kendaraan listrik tanpa pengemudi yang dikembangan BRIN. Foto brin.go.id.
MEVi-TDS kendaraan listrik tanpa pengemudi yang dikembangan BRIN. Foto brin.go.id.

Panjang kendaraan listrik MEVi–TDS 1.475 mm, lebar 990 mm serta tinggi 1.470 mm. Berat sekitar 80 kilogram. Dilengkapi velg 8 inc, jarak sumbu roda 1.150 mm dengan ground clearance 70 mm.

Kendaraan ini menggunakan baterai lithium ion 48 Volt 12 Ah, maksimal pemakaiannya sekitar 46 menit untuk pemakaian dengan kecepatan maksimal 10,88 km/jam. Kapasitas baterai akan ditingkatkan, tetapi kecepatan maksimal MEVi–TDS untuk saat ini tidak akan dinaikkan karena kendaraan ini tanpa pengemudi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BRINkendaraan listrikmobil listrik

Editor

Next Post
Pembangunan huntara dan huntap untuk warga relokasi erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Foto BNPB.

234 Huntara dan 635 Huntap Sudah Terbangun untuk Warga Relokasi Semeru

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media