Kamis, 1 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Sumber Gempa Dangkal Maluku dan Pulau Enggano

Jumat, 30 Desember 2022
A A
Gempa dangkal hari ini, Jumat, 30 Desember 2022, mengguncang Maluku dan Pulau Enggano di Provinsi Bengkulu dengan magnitudo di atas 5. Foto Google Earth pusat gempa 5,4 magnitudo di Maluku berdasarkan titik koordinat BMKG.

Gempa dangkal hari ini, Jumat, 30 Desember 2022, mengguncang Maluku dan Pulau Enggano di Provinsi Bengkulu dengan magnitudo di atas 5. Foto Google Earth pusat gempa 5,4 magnitudo di Maluku berdasarkan titik koordinat BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa dangkal yang terjadi hari ini, Jumat, 30 Desember 2022, mengguncang Provinsi Maluku dan Pulau Enggano di Provinsi Bengkulu. Guncangan gempa dangkal Maluku dan Pulau Enggano dirasakan dengan intensitas II hingga V Modified Mercalli Intensity (MMI). Di Maluku, gempa dengan magnitudo 5,4 guncangannya dirasakan hingga skala intensitas V MMI.

BMKG menggambarkan, getaran gempa skala intensitas V MMI ialah getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

Gempa terjadi pukul 19.10 WIB di wilayah Pantai Timur Maluku Barat Daya, Provinsi. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyatakan, analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,1.

Baca Juga: Hari Ini Pulau Nias Dua Kali Diguncang Gempa Dangkal Magnitudo 5

Episenter gempa terletak pada koordinat 8,21 derajat Lintang Selatan, 129,02 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut 136 kilometer  Tenggara, Maluku Barat Daya, pada kedalaman 48 kilometer.

“Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust-fault),” kata Daryono.

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa ini menimbulkan guncangan di daerah Mndona Hiera, Maluku Barat Daya dengan skala intensitas IV hingga V MMI.

Baca Juga: Perpu UU Cipta Kerja Tiba-tiba Terbit, YLBHI: Pemerintah ‘Ugal-ugalan’ Buat Kebijakan

Di daerah Pulau Wetang, Pulau-Pulau Babar Maluku Barat Daya dengan skala intensitas III hingga IV MMI yakni, bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah. Sementara di Kota Saumlaki gempa dirasakan dengan skala intensitas II hingga III MMI yakni, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Gempa BengkuluGempa dangkal hari inigempa dangkal Maluku dan Pulau EngganoGempa MalukuGempa Maluku Barat Dayagempa Pulau EngganoLempeng Indo Australia

Editor

Next Post
Ilustrasi hiruk pikuk masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Foto icsilviu/pixabay.com

PPKM di Indonesia Dicabut, Status Kedaruratan Kesehatan Dipertahankan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media