Selasa, 26 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Integrasi Sistem Pangan dan Pertanian Rendah Karbon Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Rabu, 3 September 2025
A A
Salah satu beras produk pertanian lestari yang dijual di Angkringan Karisma, Sabtu, 27 April 2024. Foto Pito Agustin Rudiana/Wanaloka.com.

Salah satu beras produk pertanian lestari yang dijual di Angkringan Karisma, Sabtu, 27 April 2024. Foto Pito Agustin Rudiana/Wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

“Pertanian menyerap hampir 30 persen tenaga kerja Indonesia. Ke depan, momentum Conference of the Parties (COP) 30 harus jadi ajang menunjukkan aksi nyata, bukan sekadar dokumen,” tegas dia.

Dalam sesi utama, IFPRI memaparkan hasil kajian dengan model DEWI (Dynamic Economy Wide Model of Indonesia) yang menilai skenario pertumbuhan hingga 2045. Hasil simulasi menunjukkan diversifikasi komoditas selain padi berpotensi meningkatkan pendapatan petani sekaligus menekan dampak lingkungan.

Baca juga: Cacing Gelang dalam Tubuh Balita, Pakar Sebut Masalah Kecacingan di Indonesia Belum Terkendali

Workshop itu turut menampilkan eksperimen Agent-Based Models untuk simulasi pengambilan keputusan alokasi lahan antar instansi. Hasil simulasi menunjukkan keputusan sektoral tanpa koordinasi berpotensi menimbulkan trade-off antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan petani, dan dampak lingkungan.

Selain isu pangan, Direktorat Mobilisasi Sumber Daya Pengendalian Perubahan Iklim, Kementerian Lingkungan Hidup memaparkan perkembangan penyusunan Second Nationally Determined Contribution (SNDC) yang menargetkan penurunan emisi 32–43 persen dan selaras dengan komitmen FOLU Net-Sink 2030 serta Net Zero Emission 2060.

Baca juga: Potensial Gempa Besar, Sesar Lembang Bergerak 3,4 mm dan Gunung Batu Naik 40 cm

Diskusi juga menyoroti pentingnya penguatan sistem Measurement, Reporting, and Verification (MRV) di sektor pertanian agar kontribusi mitigasi dari aktivitas petani dapat diakui secara internasional.

Workshop menghasilkan rekomendasi awal berupa roadmap pertanian rendah karbon, strategi climate smart agriculture, hilirisasi, serta mekanisme pendanaan terpadu untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menurunkan emisi. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Emisi gas rumah kacaLRI-LPI IPB Universitynet zero emissionsrendah karbonsistem pangan dan pertanian

Editor

Next Post
Status aktivitas Gunung Lokon di Sulawesi Utara meningkat menjadi Siaga, 3 September 2025. Foto Magma Indonesia.

Kegempaan Meningkat, Tingkat Aktivitas Gunung Lokon Naik ke Level Siaga

Discussion about this post

TERKINI

  • Guru Besar Fakultas Teknik dan Teknologi IPB University, Prof. Edy Hartulistiyoso. Foto Dok. IPB University. IEdy Hartulistiyoso: Panas Sisa Industri Bisa Diubah Jadi Energi Listrik
    In Sosok
    Sabtu, 23 Mei 2026
  • Ikan nila, salah satu ikan invasif di perairan Indonesia. Foto distankan.bulelengkab.go.id.Sekitar 20 dari 50 Jenis Ikan Asing di Perairan Umum Indonesia Kategori Invasif
    In Lingkungan
    Sabtu, 23 Mei 2026
  • Teknologi untuk riset kualitas udara. Foto Dok. BRIN.BRIN Teliti Kualitas Udara Tiga Kota, Bandung Lampaui Batas Aman
    In Lingkungan
    Jumat, 22 Mei 2026
  • Presiden Prabowo Subianto saat akan menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026, 20 Mei 2026. Foto Kris/BPMI Setpres.Cabut PP 21/2026, Potensi Kerusakan SDA Sulit Dipertanggungjawabkan
    In Lingkungan
    Jumat, 22 Mei 2026
  • Warga Makassar memprotes rencana pendirian PSEL di dekat permukiman. Foto Dok. Walhi Sulawesi Selatan.Proyek PSEL di Makassar dan Yogyakarta, Transisi Darurat Sampah ke Darurat Kesehatan
    In Lingkungan
    Kamis, 21 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media