Sabtu, 18 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jalankan Lima Fungsi Utama, Kebun Raya Indrokilo dan Banua Dapat Penghargaan

Kebun raya memiliki empat fungsi strategis sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tempat koleksi keanekaragaman genetik, destinasi wisata edukatif, serta sumber kesejahteraan masyarakat.

Minggu, 16 November 2025
A A
Taman Paku di Kebun Raya Indrokilo, Boyolali, Jawa Tengah. Foto kebunrayaindrokilo.boyolali.go.id.

Taman Paku di Kebun Raya Indrokilo, Boyolali, Jawa Tengah. Foto kebunrayaindrokilo.boyolali.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Bahkan micro botanical garden atau mungkin lebih kecil lagi seluas gedung ini bisa dibuat yang memberikan semangat masyarakat yang ingin terus menanam untuk memberikan kontribusi bagi perubahan iklim.

“Buat pengelola kebun raya agar terus berprestasi untuk memperkuat kebun raya sebagai sumber inspirasi,” kata Arif memberikan semangat.

Baca juga: Tanah Longsor di Cilacap, 3 Tewas dan 20 Orang Belum Ditemukan

Pada perhelatan ini dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara Brin dengan UN Global Compact Network Indonesia (IGCN) dan BRIN dengan Botanic Gardens Conservation International (BG GCI). Kolaborasi menjadi fokus utama temu pengelola Kebun Raya 2025 untuk meningkatkan kapasitas konservasi, pertukaran pengetahuan, dan standarisasi pengelolaan kebun raya. Diharapkan dapat mempercepat pencapaian sustainable development goals, khususnya pada aspek biodiversitas, edukasi, inovasi, dan kemitraan global.

Sementara, Deputi Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, R. Hendrian menegaskan pentingnya kebun raya sebagai bagian dari ekosistem riset nasional. Pembangunan kebun raya harus terhubung dengan agenda pembangunan berkelanjutan serta mampu memanfaatkan hasil riset untuk menjawab berbagai tantangan di tingkat daerah maupun nasional.

Sejak periode BRIN pembinaan terhadap kebun raya mengalami perubahan mindset. Pembinaan tidak lagi menjadikan penambahan jumlah kebun raya baru sebagai target utama, tetapi lebih berfokus pada penguatan kemampuan kebun raya untuk lebih self sustain. Penguatan komitmen jangka panjang, serta penguatan kualitas pembangunan dan pengelolaannya sejalan dengan spirit Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2023.

Acara tahunan Temu Pengelola Kebun Raya dilakukan untuk memperkuat jejaring kebun raya di Indonesia sekaligus menjadi ajang untuk bertukar gagasan. Berbagi pengalaman, serta saling menggali dan melakukan adopsi best practices di antara para pengelola kebun raya.

Baca juga: Warga Pulubala Dikriminalisasi, Mendesak Izin Perusahaan Sawit Dicabut

Kebun raya dan upaya konservasi tumbuhan perlu ditempatkan dan dilihat pada perspektif yang lebih luas dibanding dari sekedar preservasi belaka. Kebun raya harus terhubung dengan isu-isu strategis dari realita keseharian kita, sehingga memiliki pemaknaan yang lebih dalam dan peran yang lebih kontributif.

Pengelolaan kebun raya tidak dapat dilakukan sendiri dan parsial.

“Kolaborasi dan penguatan jejaring harus terus dibangun agar ia dapat secara efektif menjadi bagian dari gerakan pada level dan scope yang lebih luas,” kata dia. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BRINkeanekaragaman hayatikebun rayaKebun Raya BanuaKebun Raya Indrokilo

Editor

Next Post
Ilustrasi ular kobra. Foto AlexandraLysenko/pixabay.com.

Kasus Gigitan Ular Meningkat, Pakar UGM Baru Teliti Karakterisasi Bisa Kobra Jawa

Discussion about this post

TERKINI

  • Idea serahkan sengketa informasi terkait dokumen perizinan pendirian objek wisata di kawasan karst Gunungsewu di Gunungkidul, 14 April 2026. Foto KSKG.Dokumen Izin Wisata di Karst Gunungsewu Tertutup, Idea Serahkan Sengketa Informasi
    In News
    Selasa, 14 April 2026
  • Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Cahaya jejak roket Jielong-3, 11 April 2026. Foto Dok. BRIN.Jejak Roket Cina Jielong-3 di Langit Indonesia
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Nelayan Maluku Utara membersihkan jaring dari lumpur sedimentasi. Foto Walhi Maluku Utara.Ancaman dan Peluang Nelayan di Tengah Cuaca Ekstrem
    In Lingkungan
    Minggu, 12 April 2026
  • Ilustrasi hasil rontgen paru pasien TB. Foto freepik.com.Eliminasi TBC, Temukan Kasus secara Aktif dan Waspada Batuk Lebih dari Dua Minggu
    In Rehat
    Sabtu, 11 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media