Rabu, 2 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jalankan Lima Fungsi Utama, Kebun Raya Indrokilo dan Banua Dapat Penghargaan

Kebun raya memiliki empat fungsi strategis sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tempat koleksi keanekaragaman genetik, destinasi wisata edukatif, serta sumber kesejahteraan masyarakat.

Minggu, 16 November 2025
A A
Taman Paku di Kebun Raya Indrokilo, Boyolali, Jawa Tengah. Foto kebunrayaindrokilo.boyolali.go.id.

Taman Paku di Kebun Raya Indrokilo, Boyolali, Jawa Tengah. Foto kebunrayaindrokilo.boyolali.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Bahkan micro botanical garden atau mungkin lebih kecil lagi seluas gedung ini bisa dibuat yang memberikan semangat masyarakat yang ingin terus menanam untuk memberikan kontribusi bagi perubahan iklim.

“Buat pengelola kebun raya agar terus berprestasi untuk memperkuat kebun raya sebagai sumber inspirasi,” kata Arif memberikan semangat.

Baca juga: Tanah Longsor di Cilacap, 3 Tewas dan 20 Orang Belum Ditemukan

Pada perhelatan ini dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara Brin dengan UN Global Compact Network Indonesia (IGCN) dan BRIN dengan Botanic Gardens Conservation International (BG GCI). Kolaborasi menjadi fokus utama temu pengelola Kebun Raya 2025 untuk meningkatkan kapasitas konservasi, pertukaran pengetahuan, dan standarisasi pengelolaan kebun raya. Diharapkan dapat mempercepat pencapaian sustainable development goals, khususnya pada aspek biodiversitas, edukasi, inovasi, dan kemitraan global.

Sementara, Deputi Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, R. Hendrian menegaskan pentingnya kebun raya sebagai bagian dari ekosistem riset nasional. Pembangunan kebun raya harus terhubung dengan agenda pembangunan berkelanjutan serta mampu memanfaatkan hasil riset untuk menjawab berbagai tantangan di tingkat daerah maupun nasional.

Sejak periode BRIN pembinaan terhadap kebun raya mengalami perubahan mindset. Pembinaan tidak lagi menjadikan penambahan jumlah kebun raya baru sebagai target utama, tetapi lebih berfokus pada penguatan kemampuan kebun raya untuk lebih self sustain. Penguatan komitmen jangka panjang, serta penguatan kualitas pembangunan dan pengelolaannya sejalan dengan spirit Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2023.

Acara tahunan Temu Pengelola Kebun Raya dilakukan untuk memperkuat jejaring kebun raya di Indonesia sekaligus menjadi ajang untuk bertukar gagasan. Berbagi pengalaman, serta saling menggali dan melakukan adopsi best practices di antara para pengelola kebun raya.

Baca juga: Warga Pulubala Dikriminalisasi, Mendesak Izin Perusahaan Sawit Dicabut

Kebun raya dan upaya konservasi tumbuhan perlu ditempatkan dan dilihat pada perspektif yang lebih luas dibanding dari sekedar preservasi belaka. Kebun raya harus terhubung dengan isu-isu strategis dari realita keseharian kita, sehingga memiliki pemaknaan yang lebih dalam dan peran yang lebih kontributif.

Pengelolaan kebun raya tidak dapat dilakukan sendiri dan parsial.

“Kolaborasi dan penguatan jejaring harus terus dibangun agar ia dapat secara efektif menjadi bagian dari gerakan pada level dan scope yang lebih luas,” kata dia. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BRINkeanekaragaman hayatikebun rayaKebun Raya BanuaKebun Raya Indrokilo

Editor

Next Post
Ilustrasi ular kobra. Foto AlexandraLysenko/pixabay.com.

Kasus Gigitan Ular Meningkat, Pakar UGM Baru Teliti Karakterisasi Bisa Kobra Jawa

Discussion about this post

TERKINI

  • Ladang padi aktif dan hutan dalam satu lanskap sebagai gambaran sistem perladangan gulir balik masyarakat Dayak Iban Sungai Utik. Foto Dok. Rifki Sungkar/SITH ITB.Belajar Memahami Api dalam Sistem Perladangan Masyarakat Dayak Iban Sungai Utik
    In IPTEK
    Selasa, 1 September 2026
  • Karhutla di lahan gambut. Foto Dok. Walhi.Ribuan Titik Api di Lahan Gambut dan Konsesi, Walhi: Bukti Negara Gagal Memaksa Korporasi Bertanggung Jawab
    In Lingkungan
    Senin, 31 Agustus 2026
  • Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra utara, 31 Agustus 2026 pukul 11.19. Foto Dok. Magma Indonesia.Gunung Sinabung Berstatus Siaga, PVMBG: Dimungkinkan Terjadi Erupsi Lebih Besar
    In Bencana
    Senin, 31 Agustus 2026
  • Sampurna, orangutan jantan yang ditemukan lemas akibat karhutla di Ketapang, Kalimantan Barat. Foto Dok. Kemenhut.Orangutan Ditemukan Lemah Akibat Asap Karhutla di Ketapang
    In News
    Minggu, 30 Agustus 2026
  • Ilustrasi sinar matahari memerah di tengah karhutla. Foto Istimewa.Mengapa Matahari Memerah di Tengah Karhutla?
    In IPTEK
    Jumat, 28 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media