Jumat, 14 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jampiklim Desak Pemerintah Cabut Regulasi dan Proyek yang Eksploitasi Alam

Kebijakan, baik program ataupun aturan yang dibiarkan akan memperparah kerusakan lingkungan dan krisis iklim.

Rabu, 5 Juni 2024
A A
Parade Budaya yang digelar Jampiklim Jogja untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 di depan Gedung Agung Yogyakarta, 5 Juni 2024. Foto Jampiklim.

Parade Budaya yang digelar Jampiklim Jogja untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 di depan Gedung Agung Yogyakarta, 5 Juni 2024. Foto Jampiklim.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Permasalahan lingkungan dalam konteks regional Yogyakarta maupun nasional membuat Jaringan Masyarakat Peduli Iklim (Jampiklim) Jogja resah. Isu sampah di Yogyakarta, isu karst di Gunungkidul, dan isu tambang pasir di Gunung Merapi. Begitu pula kebijakan pemerintah yang tidak pro-lingkungan, seperti UU Cipta Kerja, UU Pengadaan Tanah, Kebijakan Proyek Strategis Nasional (PSN). Termasuk yang terkini adalah Wilayah Ijin Usaha Pertambangan Khusus bagi ormas keagamaan.

“Kebijakan, baik program ataupun aturan, apabila dibiarkan semakin memperparah kerusakan lingkungan dan krisis iklim,” kata Koordinator Jampiklim Jogja, Heronimus Heron dalam keterangan tertulis tertanggal 5 Juni 2024.

Jampiklim yang terdiri dari berbagai organisasi masyarakat sipil di Yogyakarta merespons persoalan itu dengan menggelar acara Parade Budaya di Gedung Agung, Rabu, 5 Juni 2024 mulai pukul 15.00. sekaligus dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024.

Baca Juga: Penerima Kalpataru 2024 dari Profesor Mangrove hingga Pendaur Ulang Sampah

Parade Budaya itu dihadiri berbagai komunitas seni dan budaya serta pegiat lingkungan di Yogyakarta dan sekitarnya. Mereka menampilkan kekayaan budaya dan kearifan lokal dalam menjaga lingkungan. Mereka mengangkat tema “Satu Bumi Bergenerasi” yang sejalan dengan tema global, yakni “Restorasi Lahan, Penggurunan, dan Ketahanan terhadap Kekeringan.”

“Bumi yang tidak dirawat, dikeruk secara eksploitatif menunjukkan praktik tata kelola bumi yang tidak berorientasi masa depan yang berkelanjutan,” imbuh Heron.

Melalui Parade Budaya, Jampiklim mengajak sekaligus menyampaikan desakan. Pertama, mengajak semua elemen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan melalui pendekatan budaya.

Baca Juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Ini Pesan Walhi untuk Pemerintah Terpilih

Kedua, kepada Pemerintah DIY agar secepatnya menyelesaikan persoalan lingkungan terbesar, yaitu sampah. Sudah saatnya Pemprov DIY menerapkan tata kelola sampah yang terintegrasi dari hulu ke hilir dengan perspektif gender, lingkungan dan perubahan iklim.

“Keluarkan aturan sampah sekali pakai,” seru Heron.

Sekaligus mendesak pertanggungjawaban industri yang banyak mengeluarkan produk yang nyampah (menghasilkan banyak sampah), sehingga sampah tidak menjadi beban konsumen.

Baca Juga: Din Syamsuddin, Muhammadiyah Harus Tolak Konsesi Tambang karena Lingkaran Setan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Hari Lingkungan Hidup SeduniaJampiklim Jogjakawasan karst GunungidulParade BudayaPSNtata kelola sampah

Editor

Next Post
Pesawat nirawak Wingtra Gen-2 diterbangkan tim BNPB untuk memetakan daerah rawan banjir lahar hujan Gunung Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, 4 Juni 2024. Foto BNPB.

Drone Wingtra Gen-2 Memetakan Daerah Rawan Banjir Lahar Hujan Gunung Ibu

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media