Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Jokowi Ingatkan Janji: Karhutla Tanggungjawab Pangdam hingga Kapolda

Kamis, 9 Februari 2023
A A
Presiden Jokowi diapit Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto dok. BPMI Setpres.

Presiden Jokowi diapit Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto dok. BPMI Setpres.

Share on FacebookShare on Twitter

Apalagi karakter tanah gambut yang mengandung bahan bakar berupa sisa tumbuhan sampai di bawah permukaan tanah. Apabila terjadi kebakaran, api akan menjalar ke bawah permukaan tanah secara lambat dan sulit dideteksi, serta menimbulkan asap tebal.

“Kebakaran yang terjadi di lahan gambut sulit dipadamkan sehingga bisa berlangsung berhari-hari. Api yang berada di bawah permukaan tanah akan sulit dideteksi pergerakannya. Jadi butuh pencegahan sejak dini,” imbuh Dwikorita.

Berdasarkan hasil monitoring BMKG, suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur saat ini menunjukkan intensitas La Nina yang terus melemah. Dengan indeks per Januari 2023 dasarian pertama sebesar -0,80 dan lpada dasarian kedua adalah sebesar -0.65.

Baca Juga: Gunung Karangetang Siaga, Perhatikan Imbauan Badan Geologi Berikut Ini

Kondisi La Nina ini diprediksi akan terus melemah dan beralih menuju kondisi ENSO (El Nino – Southern Oscillation) Netral pada Februari – Maret 2023. Kondisi ENSO Netral diprediksi akan terus bertahan hingga pertengahan 2023.

Sedangkan semester kedua 2023 terdapat peluang sekitar 40-50 persen kondisi ENSO Netral akan bertahan hingga akhir tahun. Juga terdapat peluang yang relatif sama, bahwa kondisi ENSO Netral akan berkembang menjadi El Nino lemah, terutama setelah periode Juni-Juli-Agustus 2023.

Hingga enam bulan ke depan, BMKG memprediksi curah hujan bulanan akan didominasi kategori normal. Meskipun, secara volume curah hujan bulanan 2023 relatif menurun dibandingkan curah hujan bulanan selama tiga tahun terakhir (2020-2022).

Baca Juga: Satu Tahun Represi, PTUN Putuskan Tambang Andesit di Wadas Tak Berkekuatan Hukum

Adapun curah hujan bulanan kategori di atas normal berpeluang terjadi di Sumatra bagian utara, Kalimantan bagian timur dan utara pada Februari dan Maret 2023. Kemudian Bali, NTB, NTT, Sulawesi Utara, Maluku dan Maluku Utara pada Februari 2023. Serta Papua bagian tengah dan selatan pada Juni 2023.

Sedangkan curah hujan kategori bawah normal berpeluang terjadi di sebagian Sumatra bagian tengah, sebagian Kalimantan bagian tengah, sebagian Sulawesi bagian tengah dan sebagian kecil Papua pada Februari-Maret 2023. Serta sebagian besar Sumatera dan Jawa pada Mei dan Juni 2023.

Syamsuar berharap musim kemarau mendatang tidak terjadi karhutla di Riau. Ia menyatakan telah mempersiapkan berbagai kemungkinan untuk menghadapi potensi karhutla tersebut.

“Semoga apa yang disampaikan tidak terjadi di Bumi Melayu Lancang Kuning,” ujar Syamsuar. [WLC02]

Sumber: BPMI Setpres, BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: karhutla 2023kemarau keringKepala BMKG Dwikorita Karnawatikondisi El Ninokondisi ENSOkondisi La NinaPresiden Joko Widodo

Editor

Next Post
Ilustrasi dampak perubahan iklim. Foto JodyDellDavis/pixabay.com.

Potensi Perubahan Iklim, Prakirawan Pastikan Data Prakiraan Musim Akurat

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media