Selasa, 28 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kabar Duka dari PLG Way Kambas, Taufan Gajah Sumatera Mati Mendadak

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui akun resmi media sosialnya pada Senin, 31 Oktober 2022, menyatakan, kematian Taufan, Gajah Sumatera bukan disebabkan perburuan.

Senin, 31 Oktober 2022
A A
Taufan, salah satu gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di PLG Way Kambas tiba-tiba mati mendadak. Foto Balai TNWK.

Taufan, salah satu gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di PLG Way Kambas tiba-tiba mati mendadak. Foto Balai TNWK.

Share on FacebookShare on Twitter

Kematian si gajah Taufan, langsung ditindaklanjuti Balai TNWK dengan melakukan nekropsi yang dipimpin drh. Diah Esti Anggraini.

Pembedahan terhadap bangkai gajah sumatera untuk mengetahui penyebab kematian. Dijelaskan Hermawan, sampel hasil nekropsi berupa hati, jantung, paru-paru, ginjal, limpa, usus, lambung dan otak akan dilakukan pemeriksaan laboratorium di BBVET Bandar Lampung.

“Diagnosa sementara dan differential diagnoda yaitu herpes virus, gastritis-enteritis, hepatitis,” ungkap Hermawan.

Baca Juga: Cuaca Hari Ini, Masyarakat Aceh dan Sumut Waspadai Dampak Hujan Lebat

Kesimpulan hasil nekropsi jaringan secara inspeksi/pengamatan visual (makroskopis) dan paimasi (perabaan) ditemukan beberapa hal. Pertama, tidak ada kelainan ataupun cacat fisik pada gajah Taufan. Kedua, sedikit perubahan di beberapa organ dalam seperti hati (hepar), limpa, saluran pencernaan dan lidah. Ketiga, ditemukan perlemakan di beberapa jaringan/organ. Keempat, ditemukan pembesaran limpoglandula di beberapa tempat.

Taufan, gajah sumatera jantan berusia 4 tahun 7 bulan. Memiliki panjang gading kanan 23 cm, lingkar gading 12 cm dengan berat 2 ons, sementara gading kiri 18 cm, lingkar gading 11,5 cm dengan berat 2,5 ons. Taufan merupakan gajah kelahiran PLG Way Kambas dari induk betina bernama Bunga. [WLC01]

Sumber: Balai TNWK  

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Balai Taman Nasional Way KambasGajah SumateraKabupaten Lampung TimurKonservasi gajah sumateraPLG Way KambasProvinsi Lampung

Editor

Next Post
Siapkan stamina, cuaca Jakarta hari ini Selasa, 1 November 2022, udara cukup terik dan hujan ringan. Foto ilustrasi Wanaloka.com.

Siapkan Stamina, Cuaca Jakarta Hari Ini Udara Cukup Terik dan Hujan Ringan

Discussion about this post

TERKINI

  • Penampakan permukaan peraran Danau Toba di Sumatra Utara. Foto Thiadon/Pixabay.com.Penurunan Muka Air Danau Toba Pasca 1984 Ekstrem, Mengapa?
    In Rehat
    Rabu, 22 Juli 2026
  • Dampak diberlakukannya penutupan TPA Piyungan mulai 23 Juli hingga 5 September, sejumlah tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Yogyakarta. Foto Forpi Kota Yogyakarta.Proyek PSEL Yogyakarta Ditunda, Mengapa Konsorsium Pemenang Tender Sudah Diumumkan?
    In News
    Selasa, 21 Juli 2026
  • Ilustrasi regenerasi pohon. Foto Agnieszka/Pixabay.com.Mekanisme Regenerasi Pohon dan Nilai Spiritual Ekologis dalam Al-Qur’an
    In IPTEK
    Senin, 20 Juli 2026
  • Kebakaran di TPA Benowo di Surabaya, 19 Juli 2026. Foto Dok. DKPKP Surabaya.TPA Benowo Terbakar, Risiko Sistem Pemrosesan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 20 Juli 2026
  • Mengenal orangutan tapanuli. Foto Dok PPID Kemenlhk.Survei Terbaru Populasi Orangutan Sumatera dan Tapanuli Jadi Pijakan Kebijakan Konservasi
    In News
    Sabtu, 18 Juli 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media