Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kabupaten Palas Daerah Pertama Tahun 2022 Berstatus Darurat Bencana

Sabtu, 1 Januari 2022
A A
Tumpukan kayu di salah satu rumah warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Batang Lubu Sutam, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, terjadi pada Jumat, 31 Desember 2021. Foto Dok BNPB.

Tumpukan kayu di salah satu rumah warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Batang Lubu Sutam, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, terjadi pada Jumat, 31 Desember 2021. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Banjir bandang melanda Kecamatan Batang Lubu Sutam, Kabupaten Padang Lawas (Palas) di Provinsi Sumatera Utara. Banjir bandang terjadi pada Jumat, 31 Desember 2021, menyeret puluhan kayu-kayu log yang menghantam rumah warga.

Dilaporkan, kejadian bencana alam ini menyebabkan 12 hanyut dan rusak, serta satu pondok pesantren alami rusak berat.

Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, 15 desa di Kecamtan Batang Lubu Sutam terdampak banjir bandang.

Baca Juga: Catatan Bencana Alam Tahun 2021

Menurut Muhari, sebelum banjir bandang melanda 15 desa, wilayah hulu t diguyur hujan lebat dengan durasi lama. Pasca kejadian, BPBD Kabupaten Padang Lawas masih melakukan penanganan darurat dan pendataan di lapangan.

Rumah warga rusak terdampak banjir bandang di Kecamatan Batang Lubu Sutam, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, terjadi pada Jumat, 31 Desember 2021. Foto BNPB

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjirBanjir BandangBNPBBPBDhujan lebatKabupaten Padang LawasSumatera Utaratanggap darurat bencana

Editor

Next Post
Guru Besar Fakultas Kehutanan UGM, Prof. Wahyu Andayani. Foto Dok UGM.

Prof. Wahyu Andayani: Lindungi Hutan Lewat Pembangunan KPH

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media