Selasa, 25 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kata Pakar Soal MBG, Keracunan Berulang hingga Dugaan Food Tray Mengandung Minyak Babi

Salah satu tantangan terbesar dalam menjaga standar higienitas makanan pada program MBG adalah lemahnya pengawasan terhadap waktu konsumsi makanan.

Jumat, 29 Agustus 2025
A A
Ilustrasi foodtray untuk MBG. Foto Dok. BGN.

Ilustrasi foodtray untuk MBG. Foto Dok. BGN.

Share on FacebookShare on Twitter

“Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sekolah, penyedia katering, dan masyarakat, program MBG bisa berjalan aman sekaligus memberi manfaat besar bagi generasi muda,” harap dia.

Cara menguji ompreng MBG yang diduga tak halal

Tak hanya kasus keracunan, MBG juga diwarnai isu ompreng (wadah makanan) atau food tray yang ditengarai mengandung bahan berbahaya, termasuk kandungan minyak babi. Atas dugaan ini, Badan Gizi Nasional (BGN) tengah memeriksa lebih lanjut untuk memastikan kebenarannya. Mengingat produk ompreng ini diimpor dari Chaoshan, China.

Baca juga: Riset Konservasi dan Rehabilitasi Hasilkan Temuan Manfaat Mangrove dari Akar hingga Buah

Media sosial mengutip laporan Indonesia Business Post yang melakukan investigasi di kawasan eksportir ompreng untuk MBG di Indonesia. Diketahui ada sekitar 30-40 pabrik yang memproduksi ompreng makanan untuk pasar global.

“Kemungkinan kandungan minyak babi dalam ompreng dijadikan sebagai komponen pelemas untuk bahan campuran dengan minyak yang lain, semisal minyak mineral,” ungkap Pakar UGM Bidang Analisis Kehalalan Produk, Prof. Abdul Rohman, Kamis, 28 Agustus 2025.

Rohman tidak menanggapi lebih jauh soal kandungan minyak babi dalam ompreng di menu MBG, sebab kasus ini tengah diselidiki tim BGN. Namun ia menjelaskan tahapan untuk mendeteksi kandungan minyak babi pada sebuah wadah makanan.

Baca juga: Perubahan Iklim Sulit Diprediksi, BMKG Gunakan Kecerdasan Buatan

Yang diperlukan pertama untuk mendeteksi adalah dilakukan ekstraksi sehingga lemak babi dapat terekstraksi, selanjutnya dianalisis dengan metode tertentu. Adapun metode yang kerap digunakan adalah menggunakan kromatografi gas yang dilengkapi dengan detektor spektrometer massa (GC-MS) untuk mengidentifikasi asam-asam lemak yang ada.

“Asam-asam lemak yang diperoleh dilakukan semacam perbandingan dengan asam lemak yang teridentifikasi dalam lemak babi,” kata Dosen Fakultas Farmasi UGM ini.

Selain metode GC-MS, metode yang dapat digunakan adalah dengan LC-HRMS melalui identifikasi penanda lemak babi.

“Metode ini umumnya lebih banyak digunakan oleh para ahli,” ujar dia. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Bidang Analisis Kehalalan Produk UGMfood tray MBGkercunan MBGprogram MBGPusat Studi Pangan dan Gizi UGM

Editor

Next Post
Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT IWIP). Foto Dok. Jatam.

Catatan Jatam, Tujuh Tahun Raksasa Industri Nikel Berproduksi dan Sarat Perusakan Lingkungan Hidup

Discussion about this post

TERKINI

  • Upaya pemadaman karhutla di Kalimantan, 23 agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Kalimantan, Legislator: Warga Lokal Tak Bisa Terus Disalahkan, Cabut Izin Korporasi yang Terlibat
    In News
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Penanganan karhutla di Lampung Timur, 21 Agustus 2026. Foto Dok. BNPB.Karhutla Berulang Bukan Fenomena Iklim, Walhi: Akibat Negara Salah Urus Tak Sampai Akar Masalah
    In Lingkungan
    Senin, 24 Agustus 2026
  • Titik-titik api karhutla di Pulau Kalimantan. Foto Istimewa.Hukuman Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan: Cabut Izin dan Pulihkan Lingkungan!
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Pembangunan On The Rock di kawasan Pantai Watubolong di KBAK Gunungsewu di Kabupaten Gunungkidul, 8 Agustus 2026. (Foto Instimewa)Akses Dibatasi, Negara Harus Investigasi Perizinan Ekspansi Industri Wisata di Pantai Watubolong
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Visual pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 20 Agustus 2026. (BNPB)Karhutla Ancaman Serius: Utamakan Penjagaan Sebelum Api Datang, Bukan Pencegahan
    In Bencana
    Sabtu, 22 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media