Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kebakaran di TN Gunung Ciremai, Api Belum Padam Lahan Terbakar 95 Hektar

Kamis, 29 September 2022
A A
Kebakaran di TN Gunung Ciremai, Jawa Barat, hingga Kamis, 29 September 2022, api belum berhasil dipadamkan. Foto Dok BNPB.

Kebakaran di TN Gunung Ciremai, Jawa Barat, hingga Kamis, 29 September 2022, api belum berhasil dipadamkan. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kebakaran di Taman Nasional (TN) Gunung Ciremai, Provinsi Jawa Barat, hingga saat ini masih terjadi. Dilaporkan, api belum berhasil dipadamkan, sedangkan luas lahan yang terbakar di TN Gunung Ciremai mencapai 95,56 hektar.

Sebanyak 170 personel dikerahkan menangani kebakaran di TN Gunung Ciremai. Tim gabungan pemadam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di TN Gunung Ciremai hingga hari ini, Kamis, 29 September 2022, melakukan upaya pemadaman dan sempat mengalami kendala faktor cuaca.

Data Sipongi Kementerian LHK menyebutkan luas karhutla di Jawa Barat pada 2021 seluas 1.299 hektar, sedangkan tahun ini (2022, data yang diakses per 29 September 2022) seluas 104 hektar.

Taman Nasional Gunung Ciremai berada di Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.3684/Menhut-VII/KUH/2014 tanggal 8 Mei 2014 tentang Penetapan Kawasan Hutan Taman Nasional Gunung Ciremai Seluas 14.841,30 hektar.

Baca Juga: Jalur Sadarehe Gunung Ciremai Resmi Jadi Jalur Pendakian Kelima, Ini Keindahannya

Merujuk fire danger rating system (FDRS) Sipongi, Kabupaten Majalengka masuk zona hijau, dan sebagian wilayah Kabupaten Kuningan masuk zona hijau.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, vegetasi yang terbakar di TN Gunung Ciremai kawasan Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, semak belukar dan pohon. Vegetasi tersebut terbakar pada Minggu, 25 September 2022.

Kebakaran di TN Gunung Ciremai kembali terjadi keesokan harinya, Senin, 27 September 2022 di kawasan hutan TN Gunung Ciremai. Api berhasil dipadamkan, tetapi kebakaran kembali terjadi di kawasan TN Gunung Ciremai.

“Api muncul kembali pada Selasa, 27 September 2022, hingga Rabu, 28 September 2022,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Kamis, 29 September 2022.

Baca Juga: Tambang Emas di Kotabaru Kalsel Longsor, 6 Orang Tewas dan 5 Orang Hilang

Grafik fire danger rating system, tingkat kemudahan terbakar di lapisan bawah permukaan tanah di Provinsi Jawa Barat. Sumber Sipongi Kementerian LHK.
Grafik fire danger rating system, tingkat kemudahan terbakar di lapisan bawah permukaan tanah di Provinsi Jawa Barat. Sumber Sipongi Kementerian LHK.

Upaya penanganan karhutla di TN Gunung Ciremai hingga Kamis, 29 September 2022, masih dilakukan oleh tim gabungan yang berjumlah 170 personel.

“Api masih menyala, masih dalam penanganan,” kata personel Pusdalops BPBD Kabupaten Kuningan, dalam siaran pers BNPB.

Penanganan kebakaran di TN Gunung Ciremai terdiri dari unsur BPBD Kabupaten Kuningan bersama Masyarakat Peduli Api (MPA), Forum Ciremai, Destana Karangsari, TNI, Polri, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai dan relawan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBkarhutlakarhutla di TN Gunung Ciremaikebakaran di TN Gunung CiremaiProvinsi Jawa BaratTaman Nasional Gunung Ciremai

Editor

Next Post
Dosen ITK IPB Dr. Beginer Subhan. Foto Akun Facebook Beginer Subhan.

Beginer Subhan: Manusia Baru Mengetahui 10 Persen Informasi Berasal dari Laut

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media