Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kecocokan Vaksin Lama terhadap Varian Omicron XBB Hanya 35 Persen

Sabtu, 5 November 2022
A A
Ilustrasi paparan Covid-19 selama 2022. Foto geralt/pixabay.com

Ilustrasi paparan Covid-19 selama 2022. Foto geralt/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

“Namun jumlah pasien rawat (di Singapura) tidak setinggi kasus Delta atau Omicron sebelumnya,” ujar Sri Murtini.

Baca Juga: Putusan PTUN Inkracht, Walhi Desak Izin Usaha PLTU Tanjung Jati A Dicabut

Berdasarkan jumlah kasus, sejauh ini pasien yang menderita tanpa gejala klinis akan pulih dalam kurun waktu lima hari. Namun bukan berarti virus sudah hilang. Vaksinasi maupun booster harus terus gencar dilakukan untuk menghambat varian baru dan untuk menginduksi sistem kekebalan tubuh.

Persoalannya, kompatibilitas jenis vaksin terdahulu terhadap varian XBB terbilang rendah. Kecocokannya hanya 35 persen. Sementara jumlah penduduk Singapura yang telah tervaksinasi sebanyak 98 persen dan masih bisa terinfeksi XBB.

Lantas, vaksin apa yang cocok untuk varian Omicron XBB?

Baca Juga: Lima Tokoh Bergelar Pahlawan Nasional pada 7 November

“Kecocokan vaksin terbesar terdapat pada Pfizer dan Moderna generasi baru, dibandingkan generasi lama,” ungkap Sri Murtini.

Vaksinasi, lanjut Sri Murtini, tetap diperlukan untuk membentuk kekebalan tubuh dan menghambat paparan lapang serta mencegah keparahan gejala klinis. Vaksinasi pun tak cukup. Perlu didukung dengan nutrisi yang cukup, suplemen kesehatan alami berbasis biodiversitas Indonesia untuk mendongkrak sistem kekebalan tubuh serta pola hidup yang bersih dan sehat. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Covid-19dokter hewan Sri Murtinigejala klinisIPB Universityvaksinvarian Omicron XBB

Editor

Next Post
Banjir di Sumut melanda Kabupaten Labura. Hujan lebat menyebabkan banjir di Labura pada Rabu malam, 2 November 2022, dengan jumlah warga terdampak ratusan di dua kelurahan. Foto Dok BNPB.

Banjir di Sumut, Labura Status Darurat Ratusan Warga Terdampak

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media