Rabu, 4 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kelapa Mulai Langka dan Mahal di Indonesia

Untuk menarik minat petani menanam kelapa, perlu meningkatkan pendapatan petani, baik dari hasil kelapa maupun dari produk turunannya.

Minggu, 13 April 2025
A A
Pohon dan buah kelapa. Foto Ogutier/pixabay.com.

Pohon dan buah kelapa. Foto Ogutier/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Sementara pakar dari Departemen Agribisnis IPB University, Prof Amzul Rifin mengungkapkan, bahwa harga kelapa di Indonesia mengalami lonjakan signifikan dan kelangkaan. Fenomena ini dipicu peningkatan permintaan ekspor, khususnya minyak kelapa.

Menurut Amzul, meski nilai ekspor minyak kelapa meningkat, kuantitas ekspornya justru mengalami penurunan, yang mencerminkan harga dunia yang semakin tinggi pada 2025.

“Kelangkaan yang terjadi lebih disebabkan peningkatan permintaan luar negeri. Harga dunia yang naik membuat ekspor lebih menguntungkan dibandingkan menjual kelapa di pasar domestik,” ujar Amzul.

Baca juga: Putu Santikayasa, Regulasi Ketat Modifikasi Cuaca Cegah Dampak Buruk Lingkungan

Produksi kelapa Indonesia pada 2024 tercatat sebesar 2,89 juta ton, dengan sebagian besar produksi (98 persen) berasal dari petani rakyat. Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, kelapa Indonesia juga diekspor dalam bentuk bahan baku maupun olahan, terutama minyak kelapa.

Pada 2022, sekitar 67 persen ekspor kelapa Indonesia berupa minyak kelapa, baik setengah jadi maupun mentah. Permintaan luar negeri yang terus meningkat menyebabkan kelapa dalam negeri lebih banyak diolah menjadi minyak kelapa untuk ekspor, yang berujung pada kelangkaan pasokan kelapa di pasar domestik.

Untuk mengatasi masalah ini, menurut Amzul, perlu langkah strategis yang diambil untuk meningkatkan ketahanan pasokan kelapa dan mengurangi fluktuasi harga.

Baca juga: Gempa Bogor M4,1 Dipicu Sesar Citarik yang Pernah Aktif Sejak 1968

“Peningkatan produktivitas dan perluasan area tanam menjadi dua solusi utama untuk meningkatkan produksi kelapa,” kata dia.

Namun, kelapa menghadapi persaingan dengan tanaman lain, terutama kelapa sawit, yang sering kali lebih menguntungkan bagi petani.

Untuk menarik minat petani dalam menanam kelapa, Amzul menyarankan peningkatan pendapatan petani, baik dari hasil kelapa maupun dari produk turunannya. Hal ini diharapkan dapat memastikan keberlanjutan produksi kelapa di Indonesia. [WLC02]

Sumber: DPR, IPB Universiity

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Departemen Agribisnis IPB Universitykelapa dalamkelapa sawitKomisi IV DPRminyak kelapa

Editor

Next Post
Kunjunga tim Fakultas Kehutanan IPB University ke Kyoto Uiveristy di Jepang. Foto Dok. IPB University.

Fahutan IPB University Kerja Sama dengan Kyoto University Atasi Masalah Gambut

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi hujan lebat. Foto Bru-nO/pixabay.com.BMKG Pantau Tiga Bibit Siklon Tropis, Waspada Cuaca Ekstrem
    In News
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Gempa bumi M 6,4 mengguncang Aceh dan Sumatra Utara, 3 Maret 2026. Foto BMKG.Aceh dan Sumut Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 6,4
    In Bencana
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Gerhana bulan total hari ini Kamis, 8 November 2022, dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Foto tangkap layar Twitter BMKG.Tanggal 3 Maret 2026, Puncak Gerhana Bulan Total Mulai Pukul 18.03 WIB
    In News
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB UNiversity, Prof. Etty Riani. Foto CRPG Indonesia/youtube.Etty Riani, Yang Berpotensi Masuk Dalam Darah adalah Nanoplastik, Bukan Mikroplastik
    In Sosok
    Senin, 2 Maret 2026
  • Ilustrasi parfum dari kemenyan. Foto Dok. BRIN.Memaksimalkan Potensi Kemenyan, Kapur Barus dan Cengkeh Menjadi Parfum
    In IPTEK
    Senin, 2 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media