Selasa, 3 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kematian 2 Gajah Sumatera di Langkat

Kematian dua Gajah Sumatera betina di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, disimpulkan akibat perkelahian dengan gajah jantan yang memasuki masa musth.

Selasa, 19 April 2022
A A
Tim medis melakukan nekropsi pada gajah sumatera betina yang ditemukan mati di Dusun Aras Napal, Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto ksdea.menlhk.go.id

Tim medis melakukan nekropsi pada gajah sumatera betina yang ditemukan mati di Dusun Aras Napal, Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto ksdea.menlhk.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

Saat ditemukan, kondisi gajah sudah membusuk dan hanya menyisahkan tulang belulang yang berserakan, kerangka kepala ditemukan pada radius 5 meter.

Baca Juga: Gempa Susulan Halmahera Utara

Dalam kasus temuan kedua gajah mati ini, tim SKW II Stabat mengungkapkan, tidak dapat lagi dilakukan uji sampel. Sedangkan berdasarkan pengamatan forensik dari sisa kerangka, diduga penyebab kematian adalah akibat serangan gajah jantan dewasa

Hasil identifikasi forensik, gajah diperkirakan masih remaja dan berjenis kelamin betina. Tidak ditemukan caling di lokasi kejadian. Pada tengkorak kepala ditemukan beberapa bekas retakan. Hipotesa tim medis, penyebab retakan pada tengkorak kepala adalah akibat dari benturan benda tumpul yang sangat kuat diduga dari gading jantan dewasa.

Kematian kedua gajah sumatera jenis kelamin betina itu, SKW II Stabat, menyimpulkan, kedua gajah mati sebab perkelahian sesama gajah.

“Terhadap penemuan 2 gajah yang mati ini, menurut hipotesa tim medis disimpulkan penyebabnya adalah murni karena perkelahian atau tindak kekerasan yang dilakukan oleh sesama gajah, dan bukan karena perbuatan maupun tindakan manusia,” keterangan Herbet. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BBKSDA Sumutgajah liarGajah SumateraKabupaten LangkatKonservasi satwaProvinsi Sumatera Utara

Editor

Next Post
Episentrum gempa dangkal berpusat di darat dengan M5,2 yang mengguncang Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, pada Senin, 18 April 2022. Foto BMKG

Terkini, Gempa Halmahera Utara 274 Bangunan Rusak dan 2 Orang Terluka

Discussion about this post

TERKINI

  • Gerhana bulan total hari ini Kamis, 8 November 2022, dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Foto tangkap layar Twitter BMKG.Tanggal 3 Maret 2026, Puncak Gerhana Bulan Total Mulai Pukul 18.03 WIB
    In News
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB UNiversity, Prof. Etty Riani. Foto CRPG Indonesia/youtube.Etty Riani, Yang Berpotensi Masuk Dalam Darah adalah Nanoplastik, Bukan Mikroplastik
    In Sosok
    Senin, 2 Maret 2026
  • Ilustrasi parfum dari kemenyan. Foto Dok. BRIN.Memaksimalkan Potensi Kemenyan, Kapur Barus dan Cengkeh Menjadi Parfum
    In IPTEK
    Senin, 2 Maret 2026
  • Ilustrasi matcha. Foto freepik.com.Matcha Bukan Solusi Instan agar Kulit Glowing
    In Rehat
    Minggu, 1 Maret 2026
  • Kota Mamuju. Foto Dok. BRIN.Riset BRIN, Paparan Radiasi Alam Mamuju Capai 9 Kali Rata-Rata Dunia
    In IPTEK
    Minggu, 1 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media