Jumat, 13 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kemenkes: Meski Dipertimbangkan, Indonesia Sudah Proses Menuju Endemi Covid-19

Kamis, 17 Maret 2022
A A
Ilustrasi aktivitas publik masa pandemi Covid-19. Foto TheOtherKev/pixabay.com.

Ilustrasi aktivitas publik masa pandemi Covid-19. Foto TheOtherKev/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Rencana pemerintah Indonesia untuk ancang-ancang memasuki masa endemi sudah menjadi bahan kajian sejumlah epidemiolog. Namun Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin masih menimbang-nimbang terkait sejumlah syarat yang harus dipersiapkan untuk melakukan transisi pandemi ke endemi sebagaimana masukan dari para epidemiolog.

“Bisa saja menuju endemi, asalkan masyarakat sudah memahami risiko soal penyakit dan melakukan protokol kesehatan dengan kesadaran sendiri tanpa dipaksa oleh pemerintah,” jelas Budi usai berbicara dalam seminar publik bertema Recover Together, Recover Stronger: G20 dan Agenda Strategis Indonesia yang diadakan Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Kamis, 17 Maret 2022.

Pertimbangan-pertimbangan yang dimaksud adalah, pertama, ketika Indonesia berada di level satu tingkat penularan antara 3-6 bulan. Dan level transmisi tersebut direkomendasikan World Health Organisation (WHO) dengan memperhatikan tingkat penyebaran dan jumlah yang dirawat di rumah sakit.

Baca Juga: Gangguan Ginjal, Ancaman Sebelum dan Selama Pandemi Covid-19

Kedua, tingkat penularan di bawah satu persen dari jumlah populasi dalam kurun waktu 3-6 bulan. Sementara 75 persen dari populasi sudah mendapat vaksin dosis kedua.

Meski demikian, WHO belum mendeklarasikan kondisi saat ini sebagai endemi. Begitu pula negara-negara seperti Inggris, Denmark, dan lainnya yang sudah mengurangi protokol kesehatan, tetapi mereka belum juga mendeklarasikan sebagai endemi.

“Kalau buat saya pribadi, endemi dan pandemi hanya beda nama, karena penyakitnya masih ada. Virus masih tetap ada, penularan tetap terjadi, cuma derajatnya agak berbeda,” ucap Budi.

Sudah Proses Menuju Endemi

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Covid-19endemiepidemiologkarantinapandemiPPKMtransisi

Editor

Next Post
Ilustrasi tes swab. Foto lukasmilan/pixabay.com.

Epidemiolog: Jelang Ramadan, Penghapusan Syarat PCR untuk Perjalanan Lebih Baik Ditunda

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ikan mati massal. Foto akbarnemati/pixabay.com.Ikan Dewa Mati Massal di Kuningan, Apa Penyebabnya?
    In Rehat
    Kamis, 12 Februari 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media