Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kisah Penyintas Gempa Cianjur yang Tak ‘Menyerah’

Senin, 5 Desember 2022
A A
Penyintas gempa Cianjur, Febby [tiga dari kiri] bersama rekan sukarelawan penanganan dampak gempa bumi Cianjur magnitudo 5,6. Foto Dok BNPB.

Penyintas gempa Cianjur, Febby [tiga dari kiri] bersama rekan sukarelawan penanganan dampak gempa bumi Cianjur magnitudo 5,6. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Lindu dahsyat mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin, 21 November 2022. Jumlah korban meninggal yang telah ditemukan 334 jenazah hingga Sabtu, 3 Desember 2022.

Gempa Cianjur magnitudo 5,6 ini merusak 17.864 unit hunian warga dengan kerusakan ringan sampai rusak berat. Sedangkan wilayah terdampak gempa 151 desa di 16 kecamatan. Musibah yang terjadi memaksa 100 ribu lebih warga mengungsi.

Febby termasuk salah satu warga yang mengungsi, menjadi penyintas gempa Cianjur.

“Rumah saya ambruk karena gempa, alhamdulillah keluarga selamat semua,” tutur Feby akhir November 2022.

Baca Juga: Pasca Gempa Cianjur Sudah 334 Jenazah Ditemukan, 8 Korban Masih Hilang

Musibah yang mendera pemukimannya tak lantas membuat Febby menyerah, dan terlebih berpangku tangan.

Mahasiswi yang bermukim di Desa Sukaratu, Kecamatan Gekbrong ini, menyadari musibah ini membuat banyak warga kehilangan tempat tinggal, membutuhkan tenaga sukarelawan guna meringankan beban sesama.

Ditemui di sela-sela aktivitasnya di Gudang Logistik Bale Rancage Cianjur sebagai sukarelawan, Febby menceritakan kejadian gempa yang dialaminya bersama keluarga. Pasca gempa Cianjur magnitudo 5,6, ia mendirikan tenda darurat di sekitar rumahnya sebagai tempat mengungsi.

“Hingga hari ini kami mengungsi di tenda yang kami bangun sendiri bersama tetangga lainnya sekitar 40 orang,” ucapnya.

Baca Juga: Komnas HAM akan Bentuk Tim Ad Hoc untuk Selidiki Lagi Kasus Kekerasan di Wadas

Melihat besarnya dampak yang diakibatkan gempa, Febby bersama penyintas lainnya berinisiatif menjadi relawan untuk terlibat dalam penanganan bencana.

Putri seorang anggota Polri yang bertugas di Bhabinkamtibmas ini menyebut, kebutuhan seharian mereka dapat bantuan dari berbagai pihak.

“Papa saya seorang Babinkamtibmas, jadi kami sama-sama turut membantu masyarakat, meski keluarga kami terkena dampak” ungkapnya.

Baca Juga: Dampak Gempa Garut Merusak Bangunan dan Melukai Warga

Febby meyakini sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

“Sehingga saya berkeinginan menjadi relawan,” tuturnya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa CianjurKabupaten Cianjurpasca gempa Cianjurpengungsi gempa Cianjurpenyintas gempa CianjurProvinsi Jawa Barat

Editor

Next Post
Presiden Jokowi meninjau pembangunan rumah RISHA untuk warga relokasi terdampak gempa Cianjur, di Desa Sinargalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, 5 Desember 2022. Foto BNPB.

Presiden Jokowi Tegaskan Warga di Episenter Gempa Cianjur Prioritas Direlokasi

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media