Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Koleksi Alat Ukur Antik di Observatorium Bosscha

Minggu, 5 Februari 2023
A A
Suasana pameran multimedia aneka alat ukur antik koleksi Observatorium Bosscha. Foto itb.ac.id.
Salah satu alat ukur antik Observatorium Bosscha. Foto itb.ac.id.
Salah satu alat ukur antik Observatorium Bosscha. Foto itb.ac.id.
Sekstan, alat ukur antik Observatorium Bosscha. Foto itb.ac.id.
Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Dalam peringatan 100 Tahun Observatorium Bosscha juga menyuguhkan koleksi antik dari alat-alat ukur mulai tahun 1920-an dalam pameran multimedia. Pameran itu juga memamerkan koleksi foto-foto pemimpin Observatorium Bosscha dan kegiatan yang telah dilakukan mulai tahun 1920-an. Peserta juga dapat melihat revolusi bangunan observatorium itu tiap tahunnya.

Teleskop Unitron
Salah satu yang ikonik dalam pameran multimedia adalah teleskop generasi pertama di Observatorium Bosscha yang dinamakan Teleskop Unitron. Teleskop ini bekerja dengan memanfaatkan gravitasi dari sebuah bandul yang bergerak turun. Bandul ini akan menggerakan clock drive dengan kecepatan yang sama dengan kecepatan gerak objek langit.

Baca Juga: Sejarah Pendidikan Astronomi di Indonesia, Bambang Hidayat Pimpin 31 Tahun

Sekstan
Ada juga pameran alat ukur zaman dahulu yang dinamakan sekstan. Alat ini digunakan untuk mengukur sudut elevasi sebuah objek langit di atas ufuk. Nama “sekstan” berarti bentangan busurnya 1 per 6 lingkaran atau 60°. Zaman dahulu, Sekstan berupa barang pribadi seperti pena, sehingga penggunaannya sangat hati-hati. Sedikit kerusakan membuat alat ini tidak akurat lagi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: 100 Tahun Observatorium Bosschajam atomicjam bandulMicrophotometerObservatorium Bosschapameran multimediaSekstanTeleskop Unitron

Editor

Next Post
Desain perangko tentang 100 Tahun Observatorium Bosscha. Foto itb.ac.id.

Sejarah Observatorium Bosscha dalam Tiga Keping Perangko

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media