Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Komisi V DPR Minta BMKG Optimalkan Anggaran Mitigasi Gempa Megathrust

Rabu, 28 Agustus 2024
A A
Gladi evakuasi mandiri dan kesiapsiagaan bencana di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, 27 Agustus 2024. Foto Muhammad Arfari Dwiatmodjo/Bidang Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Gladi evakuasi mandiri dan kesiapsiagaan bencana di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, 27 Agustus 2024. Foto Muhammad Arfari Dwiatmodjo/Bidang Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengajukan usulan penambahan anggaran Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp1,265 triliun dan dari BNPP/Basarnas sebesar Rp1,19 triliun. Komisi V DPR RI menjanjikan untuk memperjuangkan usulan kenaikan tersebut sesuai mekanisme pembahasan RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2025 di DPR RI.

Baca Juga: Gempa Gunungkidul M5,8 di Lempeng Megathrust Samudra Hindia

“Dan kami minta BMKG menyesuaikan alokasi Pagu Anggaran Tahun Anggaran 2025 sesuai dengan usulan dan saran komisi V DPR RI, yaitu menambah alat deteksi dini tsunami, melakukan sosialisasi untuk evakuasi di daerah-daerah pantai, melakukan upaya-upaya mitigasi terhadap kemungkinan terjadinya gempa megathrust,” kata Wakil Ketua Komisi V Ridwan Bae dalam kesimpulan Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dan Kepala Basarnas Marsdya TNI Kusworo di Ruang Rapat Komisi V,  Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta pada 27 Agustus 2024.

Begittu pun dengan Basarnas yang didorong untuk meningkatkan pembinaan dan pelatihan potensi SAR untuk mendukung penyelamatan dan evakuasi dalam operasi SAR.

“Meningkatkan jumlah personil khususnya di daerah yang rawan bencana dan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya dalam upaya penyelamatan saat terjadi bencana,” imbuh Ridwan.

Baca Juga: Jumlah Korban Tewas Akibat Banjir Bandang Kota Ternate Jadi 16 Orang

Prioritas Layanan Informasi dan Mitigasi Bencana

Dwikorita menyambut baik dukungan Komisi V DPR RI bagi BMKG untuk memperluas jangkauan layanannya. Salah satu fokus utama adalah penambahan sensor gempa bumi dan tsunami di wilayah-wilayah rawan bencana.

Selain itu, BMKG juga akan terus melakukan edukasi terkait mitigasi bencana melalui program Sekolah Lapang. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat di daerah rawan bencana dengan memanfaatkan produk informasi BMKG serta memberikan pengetahuan praktis tentang cuaca, iklim, gempa bumi dan tsunami.

“Kami ingin masyarakat lebih siap dan tanggap terhadap potensi bencana. Program Sekolah Lapang menjadi sarana efektif bagi kami untuk menyampaikan informasi ini secara langsung kepada masyarakat di daerah rawan,” jelas Dwikorita. [WLC02]

Sumber: BNPB, DPR, BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Desa Tangguh Bencanaevakuasi mandirigempa Megathrustkesiapsiagaan bencanaKomisi V DPR

Editor

Next Post
Kapal perang Amerika, USS Nevada yang bertahan dalam serangan 7 Desember 1941 di Pearl Harbor. Foto George Grantham Bain Collection, Library of Congress.

Riset Harta Karun Kapal Perang Amerika yang Tenggelam di Teluk Banten

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media