Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kukuk Seloputo, Hantu di Cagar Alam Manggis Gadungan

Burung hantu yang jarang menetap ini memiliki sebaran alami mulai dari Asia Tenggara, Palawan, Jawa, dan Sumatera.

Minggu, 6 April 2025
A A
Kuku Seloputro, jjenis burung hantu di Cagar Alam Manggis Gadungan. Foto Dok. BBKSDA Jatim.

Kuku Seloputro, jjenis burung hantu di Cagar Alam Manggis Gadungan. Foto Dok. BBKSDA Jatim.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Cagar Alam (CA) Manggis Gadungan merupakan satu dari 26 kawasan konservasi yang dikelola Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA Jatim). Cagar alam yang masuk ke dalam wilayah kerja Seksi KSDA Wilayah (SKWI I) Kediri ini memiliki potensi utama jenis-jenis Ficus, seperti Ficus albipila atau leses.

Polhut Ahli Pertama Balai Besar KSDA Jawa Timur Seksi KSDA Wilayah I Kediri, Akhmad David Kurnia Putra menjelaskan, selain ficus, kawasan ini juga dihuni burung hantu, yaitu kukuk seloputo. Burung dengan nama ilmiah Strix seloputo ini merupakan suku dari Strigidae atau burung hantu asli yang memiliki ukuran yang besar, yaitu 47 cm. Burung penetap yang jarang ini memiliki sebaran alami mulai dari Asia Tenggara, Palawan, Jawa, dan Sumatera.

Baca juga: Potensi Lumut Kerak untuk Bumbu Masakan hingga Antbiotik

Di CA Pulau Bawean juga dapat dijumpai jenis ini, namun ukurannya lebih kecil. Di seluruh dunia terdapat 132 jenis dari suku ini, 46 jenis diantaranya ada di Indonesia. Di pulau Jawa dapat dijumpai sebanyak 10 jenis dari suku Strigidae.

Burung malam terdiri dari lima suku, yakni Strigidae (burung hantu asli), Tytonidae (serak), Podargidae (paruh kodok), Caprimulgidae (cabak), dan Aegothelidae (atoko). Suku Strigidae dan Tytonidae merupakan keluarga dari burung hantu, Strigiformes.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BBKSDA Jatimburung hantuCagar Alam Manggis GadunganKukuk Seloputo

Editor

Next Post
Bagan proses pembuatan pembalut daripelepah pisang. Foto Dok. ITB.

Atasi Sampah Plastik, The Bananabees ITB Ciptakan Pembalut dari Pelepah Pisang

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media