Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Lalat Bisa Membantu Pakar Forensik Mengungkap Kasus Kriminal

Dalam kasus-kasus pembunuhan, serangga membantu peran forensik mengungkap waktu kematian korban. Serangga apa sajakah itu?

Jumat, 23 September 2022
A A
Ilustrasi lalat. Foto Nennieinszweidrei/pixabay.com

Ilustrasi lalat. Foto Nennieinszweidrei/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

Peran serangga dalam menentukan waktu kematian itu dapat dilihat melalui adanya koloni dan tahap perkembangan serangga dari telur hingga menetas pada tubuh korban.

Baca Juga: Kata Pakar Soal Cacar Monyet, Bisa Sembuh Sendiri Juga Bisa Jadi Bencana

Beberapa jenis serangga yang dapat membantu investigasi forensik entomologi, meliputi lalat hijau, cheese skippers, fleshflies, dan sebagainya. Dalam fase hidup, lalat hijau akan menetaskan telur mereka ke tubuh korban hingga menetas menjadi maggot. Kemudian maggot-maggot itu akan melekat pada bagian tubuh korban untuk mendapatkan nutrisi dan tumbuh berkembang.

Dan lalat termasuk serangga sering dimanfaatkan dalam pengungkapan kasus kriminal. Banyaknya familia pada lalat mengharuskan ahli forensik entomologi mengidentifikasi sebelum melanjutkan proses investigasi berikutnya. [WLC02]

Sumber: Unair

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: kasus kriminalkorban pembunuhanlalatlalat hijaumaggotpakar forensikseranggawaktu kematian

Editor

Next Post
Gempa kembali guncang Aceh. Pagi ini, Sabtu, 24 September 2022, gempa 6,4 magnitudo guncang Aceh dengan pusat gempa berada di laut. Foto BMKG.

Gempa kembali Guncang Aceh, Pagi ini 6,4 Magnitudo

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media