Sabtu, 14 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

LBH Padang dan Trend Asia Berharap Hakim Cabut Izin PLTU Ombilin

Senin, 20 Januari 2025
A A
Diskusi publik di Kota Padang bertajuk "Menanti Pencabutan Izin PLTU Omblin" pada Minggu, 19 Januari 2025 malam. Foto Istimewa.

Diskusi publik di Kota Padang bertajuk "Menanti Pencabutan Izin PLTU Omblin" pada Minggu, 19 Januari 2025 malam. Foto Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Ia mengatakan, setiap warga negara mempunyai hak untuk hidup bersih dan Indonesia berkomitmen untuk mengurangi pengunaan bahan bakar fosil. Namun hingga saat ini masih sekadar pernyataan di atas kertas.

“Bagaimana menuju generasi emas, kalau kita tidak diberikan akses energi bersih? PLTU Ombilin hanya satu dari banyak cerita yang memberikan dampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan,” tutur dia.

Apabila PLTU Ombilin dicabut izinnya, bukan berarti Sumatera akan kekurangan pasokan listrik.

Baca juga: Gunung Ibu 17 Kali Erupsi, Tim Gabungan Percepat Evakuasi Warga Lima Desa

“Sumatera memiliki potensi besar untuk energi terbarukan. Jika pemerintah serius, kita dapat beralih ke energi bersih tanpa bergantung pada batu bara dan mematikan PLTU. Tetepi itu tentu tidak mudah,” tutur dia.

Ia berharap, putusan yang akan dibacakan hakim besok dapat berpihak kepada rakyat.

“Kami berharap penuh bahwa hakim bisa memutuskan kemenangan di pihak warga,” harap dia.

Baca juga: Gunung Ibu 17 Kali Erupsi, Tim Gabungan Percepat Evakuasi Warga Lima Desa

Selain itu, data sanksi dan pemulihan lingkungan oleh PLTU Ombilin harus dibuka kepada publik.

“Itu adalah informasi publik. Kita berhak tau apa yang terjadi di Sawahlunto, kita berhak tahu bagaimana KLHK memonitoring PLN atas pencemaran lingkungan yang mereka lakukan,” papar dia.

Tak jadi perhatian publik

Melihat dampak yang ditimbulkan PLTU Ombilin tersebut, Dosen Sosiologi Universitas Andalas, Rozidateno Putri Hanida mengatakan, situasi saat ini sedang tidak baik-baik saja. Sayangnya, masyarakat tidak menyadari hal itu.

Baca juga: Proyek Pagar Laut, Komisi II DPR Tegaskan Menteri ATR Jangan Lepas Tangan

“Jangan terjebak dalam ketakutan, harusnya kita cemas dan reponsif terhadap dampak dari PLTU Ombilin tersebut. Ini adalah hal penting untuk kita diskusikan,” kata dia.

Ia menyoroti saat ini masyarakat maupun mahasiswa banyak yang tidak peduli terkait isu lingkungan.

“Mahasiswa saat ini cenderung lebih fokus pada masalah pribadi, seperti menurunkan UKT daripada berperan aktif dalam aksi kepentingan publik yang dapat mempengaruhi perubahan sosial,” kata dia.

Terbukti, Influencer, Desbi Sugari menambahkan, konten terkait PLTU Ombilin tidak banyak bermunculan di media sosial.

Baca juga: Proyek Pagar Laut, Komisi II DPR Tegaskan Menteri ATR Jangan Lepas Tangan

“Konten terkait PLTU Ombilin sangat sedikit di media sosial, ketika dicari yang keluar LBH Padang dan Trend Asia. Ini salah satu bukti ketidakpedulian kita terhadap lingkungan,” kata dia.

Menurut dia, saat ini banyak anak muda yang cenderung lebih memilih untuk menggunakan akun kedua atau close friends di media sosial untuk mengekspresikan suara pribadinya, tanpa mempertimbangkan isu-isu yang mempengaruhi masyarakat. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: LBH Padangpencabutan izinPLTU OmbilinTrend Asia

Editor

Next Post
Suasana proses evakuasi korban longsor di Pekalongan, Jawa Tengah, 20 Januari 2025. Foto BPBD Pekalongan.

Longsor dan Banjir Bandang di Pekalongan Menelan 17 Korban Jiwa

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ikan mati massal. Foto akbarnemati/pixabay.com.Ikan Dewa Mati Massal di Kuningan, Apa Penyebabnya?
    In Rehat
    Kamis, 12 Februari 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media