Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Lokasi Huntap Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-laki Dikaji Tak Jauh dari Kebun Warga

Senin, 25 November 2024
A A
Kepala BNPB Suharyanto melihat denah rencana lokasi huntap terdampak erupsi Lewotobi Laki-laki, 24 November 2024. Foto Dok. BNPB.

Kepala BNPB Suharyanto melihat denah rencana lokasi huntap terdampak erupsi Lewotobi Laki-laki, 24 November 2024. Foto Dok. BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Rombongan Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno melihat langsung lokasi pembangunan huntara dan lokasi pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Minggu, 24 November 2024.

“Masyarakat yang dalam radius berbahaya sedang dipersiapkan tempat untuk relokasi,” kata Pratikno dalam rapat koordinasi peninjauan perkembangan penanganan erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kantor Bupati Flores Timur sebelum peninjauan, Minggu, 24 November 2024.

Pembangunan huntap memerlukan proses cukup matang. Sebab pemerintah tidak bisa membangun tanpa ada kajian terkait keamanan dari potensi terdampak erupsi kemudian hari. Tidak hanya membangun rumah, tapi membangun kehidupan. Dengan demikian, sisi sosial dan sumber ekonomi masyarakat menjadi pertimbangan penting.

Baca Juga: KPA Ingatkan Rencana Reforestasi 12 Juta Ha Berpotensi Langgengkan Konflik Agraria

“Kami jangan menjauhkan warga dari kebunnya, kalau bisa kebunnya lebih dekat dijangkau dari huntap. Masih perdalam (dikaji) lagi, kami menjaga betul agar pindah ini justru meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” papar Pratikno.

Sembari menunggu pembangunan huntap yang tengah dalam kajian, pemerintah menyiapkan huntara. Berdasarkan data sementara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menyiapkan 442 unit hunian sementara (huntara) untuk masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Jumlah huntara tersebut dapat digunakan lebih dari 2.000 kepala keluarga. Huntara dibangun dengan tipe kopel 5, artinya satu unit hunian sementara terdiri dari lima KK.

“Di bawah kendali Kepala BNPB, sudah mulai dibangun hunian sementara. Dalam waktu dua bulan ke depan huntara sudah jadi,” ucap Pratikno .

Baca Juga: Waspada Bencana Hidrometeorologi Akibat La Nina Hingga April 2025

Mediasi dengan masyarakat adat

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menambahkan, semua lokasi yang akan dijadikan huntap masih terus dilakukan perencanaan yang matang. Sebab lahan yang akan dijadikan relokasi berasal dari bermacam kepemilikan. Ada yang menggunakan kawasan hutan lindung, hibah dari masyaraka t dan adat.

“Untuk tanah adat, besok dalam proses mediasi. Ada juga tanah yang sudah diserahkan pemilik, sehingga harus jelas. Masyarakat mau relokasi terpusat (yang ditetapkan), tidak ada penolakan,” kata Suharyanto.

Bahkan ada juga sebagian masyarakat yang mau relokasi mandiri. Menurut Suharyanto, pilihan itu menunjukkan masyarakat menyadari kalau tinggal di tempat yang lama (terdampak erupsi sebelumnya) itu berbahaya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Gunung Lewotobi Laki-lakihunian sementarahunian tetaphutan lindungKabupaten Flores Timurtanah adat

Editor

Next Post
Tim SAR gabung mengevakuasi korban tewas dalam bencana longsor di Desa Semangat Gunung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Foto Istimewa.

Longsor di Desa Semangat Gunung Kabupaten Karo 10 Korban Tewas

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media