Kayu Hanyutan Jadi Huntara, Biar Penyintas Aceh Tak Terlalu Lama Hidup di Tenda
Wanaloka.com – Salah satu alasan Tim Tangguh UGM menggunakan kayu hanyutan bencana banjir bandang untuk pembangunan hunian sementara bagi penyintas ...
Read moreWanaloka.com – Salah satu alasan Tim Tangguh UGM menggunakan kayu hanyutan bencana banjir bandang untuk pembangunan hunian sementara bagi penyintas ...
Read moreWanaloka.com - Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR RI mengungkap empat permasalahan utama penanganan bencana di Sumatra. Kesimpulan tersebut merupakan ...
Read moreWanaloka.com - Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan pemanfaatan kayu hanyutan pascabencana ekologis di Aceh Utara dan Sumatra Utara untuk mendukung pemulihan ...
Read moreWanaloka.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan evaluasi pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Sumatra Barat ...
Read moreWanaloka.com – Jelang akhir tahun, Rabu, 31 Desember 2025, Tim Tangguh Fakultas Teknik UGM menggelar pelatihan keterampilan konstruksi Pembangunan 100 ...
Read moreWanaloka.com - Anggota DPR mendesak percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) dan penyediaan rumah relokasi layak di zona merah. Mengingat rumah ...
Read moreWanaloka.com – Status Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah naik lagi menjadi Awas pada ...
Read moreWanaloka.com - Fenomena pergerakan tanah terjadi di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah sejak 21 - 22 Januari ...
Read moreWanaloka.com - Rombongan Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno melihat langsung lokasi pembangunan huntara dan lokasi pembangunan hunian tetap ...
Read moreWanaloka.com – Penanganan dampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, kini masuk masa transisi. Bupati Lumajang Thoriqul ...
Read more
PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar