Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Lokasi Huntap Terdampak Erupsi Lewotobi Laki-laki Dikaji Tak Jauh dari Kebun Warga

Senin, 25 November 2024
A A
Kepala BNPB Suharyanto melihat denah rencana lokasi huntap terdampak erupsi Lewotobi Laki-laki, 24 November 2024. Foto Dok. BNPB.

Kepala BNPB Suharyanto melihat denah rencana lokasi huntap terdampak erupsi Lewotobi Laki-laki, 24 November 2024. Foto Dok. BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Evakuasi Korban Longsor di Karo dan Banjir Bandang di Deli Serdang Berlangsung

“Mungkin tidak sekarang, namun akan berbahaya bagi keturunan anak dan cucu,” lanjut dia.

Selagi huntap akan dibangun pemerintah, juga disiapkan huntara. Bagi warga yang enggan tinggal di huntara, pemerintah menyediakan dana tunggu hunian yang diberikan setiap bulan selama jangka waktu tertentu. Fungsinya untuk membantu masyarakat dalam penghidupan sehari-hari.

“Kalau mau numpang di rumah keluarga lain, selama numpang dapat Rp500 ribu per bulan selama enam bulan atau bisa ditambah lagi,” tutur dia.

Baca Juga: Tujuh Warga Tewas Akibat Tanah Longsor dan Banjir Bandang di Sumut dan Sumbar

Ia juga memastikan semua warga, baik yang menghuni huntara ataupun menumpang di kediaman kerabat, dijamin akan mendapatkan huntap.

“Huntap tetap dapat,” ucap dia.

Dalam kesempatan ini, Suharsono juga kembali mengimbau seluruh warga dan pengujung agar tidak melakukan aktivitas atau memasuki kawasan radius bahaya yang telah direkomendasikan PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM. Meliputi radius 7 kilometer dari puncak gunung dan sektoral sejauh 8 kilomter barat daya – barat laut.

Baca Juga: Potensi Bencana Hidrometeorologi Bersamaan Libur Nataru 2024-2025

“Gunung masih dinamis. Walaupun letusan tidak besar, tapi masih berbahaya. Kalau mau melihat kebun atau rumah lamanya, jangan dulu sampai dengan ada pemberitahuan resmi dari pemerintah,” pesan dia.

Rapat ini membahas sejauh mana penanganan yang telah dilakukan seluruh unsur sejak erupsi yang terjadi hampir tiga minggu yang lalu. Selanjutnya rombongan meninjau gudang logistik yang menyimpan barang bantuan untuk masyarakat terdampak erupsi.

Di gudang ini, Pratikno mendapat penjelasan dari Suharyanto terkait stok barang bantuan yang masih cukup untuk beberapa minggu ke depan dan dalam kondisi baik. BNPB akan menambah apabila masih diperlukan. Suharyanto memastikan bahwa barang yang tersedia dalam kondisi baik dan dapat dipergunakan oleh masyarakat.

Rombongan juga meninjau Pos Pengungsian Lewolaga untuk berdialog dengan pengungsi sekaligus meninjau fasilitas yang ada di pos pengungsian tersebut. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Gunung Lewotobi Laki-lakihunian sementarahunian tetaphutan lindungKabupaten Flores Timurtanah adat

Editor

Next Post
Tim SAR gabung mengevakuasi korban tewas dalam bencana longsor di Desa Semangat Gunung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Foto Istimewa.

Longsor di Desa Semangat Gunung Kabupaten Karo 10 Korban Tewas

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media