Senin, 30 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Longsor di Kampung Sirna Sari Bogor 17 Orang Tertimbun, Warga Harus Direlokasi

Kamis, 16 Maret 2023
A A
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau lokasi longsor di Kampung Sirna Sari, Kota Bogor. Foto BNPB.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau lokasi longsor di Kampung Sirna Sari, Kota Bogor. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sebanyak 17 orang tertimbun longsor di Kampung Sirna Sari RT07/RW04, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat. Hingga Kamis, 16 Maret 2023, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan, kawasan tersebut tidak layak huni karena rawan bencana longsor.

Tebing setinggi 12 meter di Kampung Sirna Sari, Bogor, longsor dan menimbun 6 unit rumah penduduk dan 1 rumah ibadah, dan menimbun 17 orang.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, longsor yang terjadi pada Selasa, 14 Maret 2023, menimbun 17 orang, dan dua orang ditemukan meninggal dunia, 11 orang selamat, dan empat orang masih dalam pencarian. Longsornya tebing di Kampung Sirna Sari, dipicu  hujan intensitas lebat di wilayah tersebut.

Baca Juga: Tiga Penyebab Longsor Natuna, 100 KK Korban Longsor Pulau Serasan Direlokasi

“Kita akan semaksimal mungkin bahu membahu, pemerintah pusat dan daerah untuk menemukan korban yang masih hilang itu empat, sampai ketemu. Mudah-mudahan dalam waktu beberapa hari ini bisa ketemu,” kata Kepala BNPB Suharyanto saat melihat lokasi longsor, Rabu malam, 15 Maret 2023.

Suharyanto mengatakan, warga yang terdampak longsor akan direlokasi karena permukiman warga di bawah lereng tebing sepanjang bantaran Sungai Cisadane sangat tidak layak ditempati, rawan bencana.

Relokasi menjadi jalan terbaik untuk menjauhkan para warga dari potensi risiko bencana.

Baca Juga: Gempa Bumi Hari Ini Magnitudo di Atas 5 Guncang Jember dan Kepulauan Talaud

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gerakan tanah di BogorKota Bogorlongsor Bogorlongsor di Kampung Sirna Sari BogorProvinsi Jawa Barat

Editor

Next Post
Gempa dangkal laut Selatan Jawa dengan magnitudo 5,2 terjadi pada Jumat, 17 Maret 2023, pukul 19.05 WIB. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat episentrum gempa BMKG.

Gempa Dangkal Laut Selatan Jawa Mag 5,2 Guncangannya Dirasakan di Tiga Provinsi

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media