Jumat, 17 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Matcha Bukan Solusi Instan agar Kulit Glowing

Jika dikonsumsi berlebihan dan tanpa cukup cairan, dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti sembelit.

Minggu, 1 Maret 2026
A A
Ilustrasi matcha. Foto freepik.com.

Ilustrasi matcha. Foto freepik.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Cara paling efektif

Terkait efektivitas konsumsi oral atau topikal, Nuri menyebut keduanya saling melengkapi.

“Kombinasi ideal adalah asupan dari dalam untuk proteksi sistemik dan topikal untuk perlindungan lokal di permukaan kulit,” kata dia.

Baca juga: Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur dengan Bioaktivator

Perbaikan kulit melalui asupan pangan bersifat bertahap dan jangka panjang karena bekerja dari dalam sel, terutama di lapisan dermis dan epidermis. Sementara produk topikal bekerja lebih cepat di permukaan kulit, tetapi efeknya sementara dan perlu pemakaian rutin untuk mempertahankan fungsi pelindung kulit.

Di balik manfaat tersebut, Nuri mengingatkan batas konsumsi. Matcha mengandung serat tidak larut dalam jumlah cukup tinggi karena dikonsumsi sebagai bubuk daun utuh.

“Jika dikonsumsi berlebihan dan tanpa cukup cairan, dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti sembelit. Dalam kasus ekstrem, pada individu tertentu, bisa memicu masalah pada saluran cerna. Sebaiknya, konsumsi tetap perlu wajar dan tidak terjebak klaim berlebihan.

“Matcha bisa menjadi bagian pola makan seimbang, tetapi bukan solusi instan untuk kulit glowing,” tutupnya. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Fakultas Teknik dan Teknologi IPB UniversityKulit GlowingMatcha

Editor

Next Post
Ilustrasi parfum dari kemenyan. Foto Dok. BRIN.

Memaksimalkan Potensi Kemenyan, Kapur Barus dan Cengkeh Menjadi Parfum

Discussion about this post

TERKINI

  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
  • Ilustrasi bocah minum air karena kepanasan. Foto Pezibear/Pixabay.com.Kesadaran Masyarakat atas Heatstroke dan Heat Stress Rendah, Ini Alasannya
    In IPTEK
    Jumat, 10 Juli 2026
  • Ilustrasi orang mengalami heatstroke. Foto Cloud Purple/Pixabay.com.Alarm Dua Kematian Bulan Juni, Heatstroke dan Heat Stress Belum Jadi Perhatian 
    In IPTEK
    Kamis, 9 Juli 2026
  • Ilustrasi tanaman sorgum. Foto RJA1988/Pixabay.com.Kerentanan Pangan Akibat El Nino dan Kemarau Panjang 2026: Kekeringan hingga Ancaman Hama
    In IPTEK
    Senin, 29 Juni 2026
  • Penambangan nikel. Foto djkn.kemenkeu.go.id.Walhi: Kemiskinan Indonesia Naik Akibat Ekonomi Dibangun di Atas Kerusakan Lingkungan
    In News
    Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media