Jumat, 17 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Matcha Bukan Solusi Instan agar Kulit Glowing

Jika dikonsumsi berlebihan dan tanpa cukup cairan, dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti sembelit.

Minggu, 1 Maret 2026
A A
Ilustrasi matcha. Foto freepik.com.

Ilustrasi matcha. Foto freepik.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Cara paling efektif

Terkait efektivitas konsumsi oral atau topikal, Nuri menyebut keduanya saling melengkapi.

“Kombinasi ideal adalah asupan dari dalam untuk proteksi sistemik dan topikal untuk perlindungan lokal di permukaan kulit,” kata dia.

Baca juga: Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur dengan Bioaktivator

Perbaikan kulit melalui asupan pangan bersifat bertahap dan jangka panjang karena bekerja dari dalam sel, terutama di lapisan dermis dan epidermis. Sementara produk topikal bekerja lebih cepat di permukaan kulit, tetapi efeknya sementara dan perlu pemakaian rutin untuk mempertahankan fungsi pelindung kulit.

Di balik manfaat tersebut, Nuri mengingatkan batas konsumsi. Matcha mengandung serat tidak larut dalam jumlah cukup tinggi karena dikonsumsi sebagai bubuk daun utuh.

“Jika dikonsumsi berlebihan dan tanpa cukup cairan, dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti sembelit. Dalam kasus ekstrem, pada individu tertentu, bisa memicu masalah pada saluran cerna. Sebaiknya, konsumsi tetap perlu wajar dan tidak terjebak klaim berlebihan.

“Matcha bisa menjadi bagian pola makan seimbang, tetapi bukan solusi instan untuk kulit glowing,” tutupnya. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Fakultas Teknik dan Teknologi IPB UniversityKulit GlowingMatcha

Editor

Next Post
Ilustrasi parfum dari kemenyan. Foto Dok. BRIN.

Memaksimalkan Potensi Kemenyan, Kapur Barus dan Cengkeh Menjadi Parfum

Discussion about this post

TERKINI

  • Idea serahkan sengketa informasi terkait dokumen perizinan pendirian objek wisata di kawasan karst Gunungsewu di Gunungkidul, 14 April 2026. Foto KSKG.Dokumen Izin Wisata di Karst Gunungsewu Tertutup, Idea Serahkan Sengketa Informasi
    In News
    Selasa, 14 April 2026
  • Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Cahaya jejak roket Jielong-3, 11 April 2026. Foto Dok. BRIN.Jejak Roket Cina Jielong-3 di Langit Indonesia
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Nelayan Maluku Utara membersihkan jaring dari lumpur sedimentasi. Foto Walhi Maluku Utara.Ancaman dan Peluang Nelayan di Tengah Cuaca Ekstrem
    In Lingkungan
    Minggu, 12 April 2026
  • Ilustrasi hasil rontgen paru pasien TB. Foto freepik.com.Eliminasi TBC, Temukan Kasus secara Aktif dan Waspada Batuk Lebih dari Dua Minggu
    In Rehat
    Sabtu, 11 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media