Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Melestarikan Badak Sumatera Lewat Program Bayi Tabung

Tak hanya manusia. Teknologi reproduksi berbantu juga bisa diterapkan pada induk badak agar tidak punah.

Minggu, 5 November 2023
A A
Pengambilan sel telur badak sumatera. Foto ppid.menhk.go.id.

Pengambilan sel telur badak sumatera. Foto ppid.menhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Jumlah badak sumatera yang berada di Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur, yang terpantau hanya berjumlah dua ekor. Itu pun betina semua. Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berupaya untuk tetap melestarikan badak sumatera yang berada di Kalimantan itu dengan beragam cara. Salah satunya dengan teknologi reproduksi berbantu atau Assisted Reproductive Technology (ART).

“Jadi, kami berupaya semaksimal mungkin untuk mempertahankan kelestariannya. Salah satunya dengan teknologi reproduksi berbantu, seperti fertilisasi in-vitro dengan sperma dari badak sumatera yang ada di Taman Nasional Way Kambas, stem cell, dan cloning,” kata Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Satyawan Pudyatmoko.

Proses pengambilan sel telur (oocyte) telah dilakukan terhadap salah satu badak betina, bernama Pahu yang berada di Sanctuary Badak Kalimantan di Kelian Kutai Barat, Kaltim pada 31 Oktober 2023. Kemudian sel telur badak sumatera itu dibawa ke Laboratorium IPB University, di Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: Wisata Healing dari Minum Jamu hingga Berenang Bersama Hiu

“Kami mengejar waktu. Sebab dalam kurun waktu 24 jam, sel telur (oocyte) badak Pahu harus dapat diterima di Laboratorium IPB University dari sanctuary badak kami di Kelian Kutai Barat, Kaltim,” kata Kepala BKSDA Kalimantan Timur, M. Ari Wibawanto.

Proses fertilisasi in-vitro sel telur menggunakan teknik Intra Cytoplasmic Sperm Injection (ICSI) sepenuhnya akan dilakukan oleh Tim ART Badak SKHB IPB University atas penugasan dari KLHK. Proses tersebut seperti program bayi tabung.

“Selain pengambilan sel telur badak Pahu, kami pun mengkoleksi sampel material biologi dan genetik lainnya dari Pahu, seperti fibroblas (jaringan kulit) dan darah. Itu akan kami proses di laboratorium ART dan Biobank di Bogor,” ujar Ketua Tim ART IPB University, dokter hewan Muhammad Agil.

Baca Juga: Singkil Banjir Lagi, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Assisted Reproductive Technologybadak Jawabadak sumaterapengambilan sel telurteknik Intra Cytoplasmic Sperm Injectionteknologi reproduksi berbantu

Editor

Next Post
Sumur yang masih ditemukan di pedesaan. Foto Wanaloka.com.

Ada Rumah Tangga yang Tidak Perlu Izin Sedot Air Tanah

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media