Jumat, 13 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Melestarikan Badak Sumatera Lewat Program Bayi Tabung

Tak hanya manusia. Teknologi reproduksi berbantu juga bisa diterapkan pada induk badak agar tidak punah.

Minggu, 5 November 2023
A A
Pengambilan sel telur badak sumatera. Foto ppid.menhk.go.id.

Pengambilan sel telur badak sumatera. Foto ppid.menhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Jumlah badak sumatera yang berada di Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur, yang terpantau hanya berjumlah dua ekor. Itu pun betina semua. Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berupaya untuk tetap melestarikan badak sumatera yang berada di Kalimantan itu dengan beragam cara. Salah satunya dengan teknologi reproduksi berbantu atau Assisted Reproductive Technology (ART).

“Jadi, kami berupaya semaksimal mungkin untuk mempertahankan kelestariannya. Salah satunya dengan teknologi reproduksi berbantu, seperti fertilisasi in-vitro dengan sperma dari badak sumatera yang ada di Taman Nasional Way Kambas, stem cell, dan cloning,” kata Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Satyawan Pudyatmoko.

Proses pengambilan sel telur (oocyte) telah dilakukan terhadap salah satu badak betina, bernama Pahu yang berada di Sanctuary Badak Kalimantan di Kelian Kutai Barat, Kaltim pada 31 Oktober 2023. Kemudian sel telur badak sumatera itu dibawa ke Laboratorium IPB University, di Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: Wisata Healing dari Minum Jamu hingga Berenang Bersama Hiu

“Kami mengejar waktu. Sebab dalam kurun waktu 24 jam, sel telur (oocyte) badak Pahu harus dapat diterima di Laboratorium IPB University dari sanctuary badak kami di Kelian Kutai Barat, Kaltim,” kata Kepala BKSDA Kalimantan Timur, M. Ari Wibawanto.

Proses fertilisasi in-vitro sel telur menggunakan teknik Intra Cytoplasmic Sperm Injection (ICSI) sepenuhnya akan dilakukan oleh Tim ART Badak SKHB IPB University atas penugasan dari KLHK. Proses tersebut seperti program bayi tabung.

“Selain pengambilan sel telur badak Pahu, kami pun mengkoleksi sampel material biologi dan genetik lainnya dari Pahu, seperti fibroblas (jaringan kulit) dan darah. Itu akan kami proses di laboratorium ART dan Biobank di Bogor,” ujar Ketua Tim ART IPB University, dokter hewan Muhammad Agil.

Baca Juga: Singkil Banjir Lagi, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Assisted Reproductive Technologybadak Jawabadak sumaterapengambilan sel telurteknik Intra Cytoplasmic Sperm Injectionteknologi reproduksi berbantu

Editor

Next Post
Sumur yang masih ditemukan di pedesaan. Foto Wanaloka.com.

Ada Rumah Tangga yang Tidak Perlu Izin Sedot Air Tanah

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ikan mati massal. Foto akbarnemati/pixabay.com.Ikan Dewa Mati Massal di Kuningan, Apa Penyebabnya?
    In Rehat
    Kamis, 12 Februari 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media