Kamis, 5 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Melihat Jejak Pembentukan Pulau Jawa di Karangsambung Kebumen

Menjejakkan kaki di Karangsambung berarti menjejakkan kaki di lantai samudra yang tersingkap.

Senin, 16 September 2024
A A
Mahasiswa Teknik Geologi ITB melakukan kuliah lapangan di Karangsambung, Kebumen, Jawa Tengah. Foto ITB.

Mahasiswa Teknik Geologi ITB melakukan kuliah lapangan di Karangsambung, Kebumen, Jawa Tengah. Foto ITB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Geopark Karangsambung merupakan daerah bebatuan yang tersusun dari lempeng samudra dan lempeng benua di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kumpulan batuan yang terhimpun selama jutaan tahun ini membentuk susunan tektonik yang kompleks. Sudah lebih dari 4 dasawarsa, Karangsambung menjadi Kawah Candradimuka untuk menggembleng mahasiswa prodi Teknik Geologi Institut Teknologi Bandung (ITB) supaya kuat dan terlatih.

“Daerah ini sangat istimewa, menjejakkan kaki di Karangsambung berarti menjejakkan kaki di lantai samudra yang tersingkap,” ujar koordinator asisten Teknik Geologi ITB Angkatan 2020, Karina Aerielle.

Sebab tempat ini adalah titik pertemuan antara lempeng Samudra Hindia dan lempeng Benua Eurasia. Terdapat berbagai fenomena geologi unik yang jarang ditemukan di tempat lain, tetapi hanya ditemui di Karangsambung. Batuan, singkapan, dan strukturnya baik sehingga dapat membuktikan teori lempeng tektonik.

Baca Juga: Gempa Berau M5.5 Dipicu Sesar Sangkulirang yang Pernah Terjadi 1921

Dosen koordinator dan pembimbing kuliah lapangan, Alfend Rudyawan menyebutkan mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kecakapan di lapangan.

Kecakapan yang dimaksud meliputi pengimplementasian pengetahuan dasar, melihat objek secara langsung di lapangan, kemampuan mengambil data, menganalisis data, membuat sebuah sintesis. Dan akhirnya bisa menyampaikan informasi secara lengkap.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Kabupaten KebumenKarangsambungpembentukan Pulau JawaTeknik Geologi ITB

Editor

Next Post
Peringatan Hari Ozon Sedunia 2024 di Botani Square, Bogor, 16 September 2024. Foto PPID KLHK.

Hari Ozon Sedunia 2024, Pemerintah Klaim Turunkan HCFC 55 Persen Tahun 2023

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi hujan lebat. Foto Bru-nO/pixabay.com.BMKG Pantau Tiga Bibit Siklon Tropis, Waspada Cuaca Ekstrem
    In News
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Gempa bumi M 6,4 mengguncang Aceh dan Sumatra Utara, 3 Maret 2026. Foto BMKG.Aceh dan Sumut Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 6,4
    In Bencana
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Gerhana bulan total hari ini Kamis, 8 November 2022, dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Foto tangkap layar Twitter BMKG.Tanggal 3 Maret 2026, Puncak Gerhana Bulan Total Mulai Pukul 18.03 WIB
    In News
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB UNiversity, Prof. Etty Riani. Foto CRPG Indonesia/youtube.Etty Riani, Yang Berpotensi Masuk Dalam Darah adalah Nanoplastik, Bukan Mikroplastik
    In Sosok
    Senin, 2 Maret 2026
  • Ilustrasi parfum dari kemenyan. Foto Dok. BRIN.Memaksimalkan Potensi Kemenyan, Kapur Barus dan Cengkeh Menjadi Parfum
    In IPTEK
    Senin, 2 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media