Kamis, 19 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Melihat Jejak Pembentukan Pulau Jawa di Karangsambung Kebumen

Menjejakkan kaki di Karangsambung berarti menjejakkan kaki di lantai samudra yang tersingkap.

Senin, 16 September 2024
A A
Mahasiswa Teknik Geologi ITB melakukan kuliah lapangan di Karangsambung, Kebumen, Jawa Tengah. Foto ITB.

Mahasiswa Teknik Geologi ITB melakukan kuliah lapangan di Karangsambung, Kebumen, Jawa Tengah. Foto ITB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Geopark Karangsambung merupakan daerah bebatuan yang tersusun dari lempeng samudra dan lempeng benua di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kumpulan batuan yang terhimpun selama jutaan tahun ini membentuk susunan tektonik yang kompleks. Sudah lebih dari 4 dasawarsa, Karangsambung menjadi Kawah Candradimuka untuk menggembleng mahasiswa prodi Teknik Geologi Institut Teknologi Bandung (ITB) supaya kuat dan terlatih.

“Daerah ini sangat istimewa, menjejakkan kaki di Karangsambung berarti menjejakkan kaki di lantai samudra yang tersingkap,” ujar koordinator asisten Teknik Geologi ITB Angkatan 2020, Karina Aerielle.

Sebab tempat ini adalah titik pertemuan antara lempeng Samudra Hindia dan lempeng Benua Eurasia. Terdapat berbagai fenomena geologi unik yang jarang ditemukan di tempat lain, tetapi hanya ditemui di Karangsambung. Batuan, singkapan, dan strukturnya baik sehingga dapat membuktikan teori lempeng tektonik.

Baca Juga: Gempa Berau M5.5 Dipicu Sesar Sangkulirang yang Pernah Terjadi 1921

Dosen koordinator dan pembimbing kuliah lapangan, Alfend Rudyawan menyebutkan mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kecakapan di lapangan.

Kecakapan yang dimaksud meliputi pengimplementasian pengetahuan dasar, melihat objek secara langsung di lapangan, kemampuan mengambil data, menganalisis data, membuat sebuah sintesis. Dan akhirnya bisa menyampaikan informasi secara lengkap.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Kabupaten KebumenKarangsambungpembentukan Pulau JawaTeknik Geologi ITB

Editor

Next Post
Peringatan Hari Ozon Sedunia 2024 di Botani Square, Bogor, 16 September 2024. Foto PPID KLHK.

Hari Ozon Sedunia 2024, Pemerintah Klaim Turunkan HCFC 55 Persen Tahun 2023

Discussion about this post

TERKINI

  • Pencemaran di sungai-sungai di Jabodetabek. Foto Dok. Walhi.Pencemaran Sungai-sungai di Jabodetabek Berulang Setiap Tahun
    In Lingkungan
    Selasa, 17 Februari 2026
  • Padang lamun. Foto ugm.ac.id.Ada 16.312 Data Keanekaragaman Hayati Kurun 2020-2024 di Indonesia
    In Rehat
    Selasa, 17 Februari 2026
  • Air melimpas ke jalan raya Purwodadi-Semarang, akibat tanggul tidak mampu menampung debit air di Dusun Mlati, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin, 16 Februari 2026. Foto BPBD Kabupaten Grobogan.Banjir Rendam 34 Desa di Grobogan, Beberapa Tanggul Jebol
    In Bencana
    Senin, 16 Februari 2026
  • Peneliti BRIN melakukan penelitian di Sungai Cisadane. Foto Dok. BRIN.Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Peneliti BRIN Bagikan Strategi Mitigasi Darurat
    In Lingkungan
    Senin, 16 Februari 2026
  • Citra satelit terkait potensi monsun Asia yang menguat. Foto Dok. BMKG.Monsun Asia Menguat, Waspada Potensi Hujan Lebat di Aceh hingga Papua
    In News
    Minggu, 15 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media