Senin, 15 Desember 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mencegah Risiko Penularan Penyakit dari Satwa Liar dengan Konsep One Health

Sabtu, 22 Februari 2025
A A
Evakuasi satwa liar di Langkat, Sumatera Utara. Foto menlhk.go.id.

Evakuasi satwa liar di Langkat, Sumatera Utara. Foto menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pendekatan “One Health”, sebuah konsep yang menekankan keterkaitan erat antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan dinilai penting dilakukan. Menyusul peningkatan ancaman penyakit yang bersumber dari satwa liar.

“Pengelolaan satwa liar bukan hanya soal konservasi, tetapi juga langkah preventif terhadap potensi penyebaran penyakit zoonosis,” kata Kepala Bidang Konservasi Sumberdaya Alam (KSDA) Wilayah II Gresik Balai Besar (BB) KSDA Jawa Timur, Ichwan Muslih dalam talk show bertajuk “Satwa Liar, Pandemi, dan One Health” dengan subtema “Sinergi untuk Pencegahan Risiko Zoonosis di Jawa Timur” di Aula Tandjung Adiwinta, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga, Surabaya, Kamis, 20 Februari 2025.

Dalam paparannya, ia menjelaskan bagaimana degradasi habitat dan perdagangan satwa liar ilegal dapat meningkatkan risiko penularan penyakit dari satwa liar ke manusia. BBKSDA Jatim saat ini aktif melakukan penyelamatan satwa dan edukasi publik untuk menekan risiko ini.

Baca juga: Anggota DPR Dukung Usulan RUU Geologi agar Data Kekayaan Alam Akurat

Sementara Farida Camallia Zenal dari FAO Indonesia menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia juga memaparkan berbagai program penguatan sistem kesehatan hewan dan manusia yang telah dijalankan di Indonesia.

“Penerapan One Health harus melibatkan semua pihak. Pemerintah, akademisi, organisasi internasional, dan masyarakat. Sinergi ini krusial untuk membangun sistem deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi wabah,” ujar dia.

Dari sisi akademisi, Prof. Fedik Abdul Rantam menyoroti perkembangan riset vaksin untuk zoonosis yang melibatkan satwa liar.

Baca juga: Microforest Jadi Alternatif Baru Dekarbonisasi di Dunia Industri

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BBKSDA Jatimkonsep one healthpenyakit zoonosisSatwa liar

Editor

Next Post
Ilustrasi kucing dengan minuman yang dikonsumsi manusia. Foto haidi2002/pixabay.com.

Makanan Manusia yang Boleh dan Tidak Boleh Dikonsumsi Kucing

Discussion about this post

TERKINI

  • FAMM Indonesia bersama Kaoem Telapak menggelar "FAMM Fest: mempertemukan Suara, Seni, dan Rasa" di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, dalam rangka peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (16 HAKTP) pada 10 Desember 2025.Perempuan di Garis Depan Krisis Ekologis
    In News
    Sabtu, 13 Desember 2025
  • Dampak bencana hidrometeorologi, banjir bandang di wilayah Lubuk Minturun, Koto Tengah, Kota Padang, Sumatra Barat, 27 November 2025. Foto BPBD Padang.Membaca Bencana Ekologis Sumatra
    In News
    Jumat, 12 Desember 2025
  • Perkembangan siklon tropis 93S dan 91S. Foto Dok. BMKG.Perkembangan Bibit Siklon Tropis 93S dan 91S, Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi
    In News
    Kamis, 11 Desember 2025
  • "Keberanian memanggil keberanian di manapun berada". Foto dimitrisvetsikas1969/pixabay.com.Hari HAM, Dua Warga Pembela Lingkungan Hidup di Poso dan Ketapang Dikriminalisasi
    In News
    Rabu, 10 Desember 2025
  • Ilustrasi museum menjadi salah satu destinasi wisata indoor yang aman saat cuaca ekstrem. Foto valentinsimon0/pixabay.com.Tips Liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Aman Saat Cuaca Ekstrem
    In Traveling
    Rabu, 10 Desember 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media