Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mencegah Risiko Penularan Penyakit dari Satwa Liar dengan Konsep One Health

Sabtu, 22 Februari 2025
A A
Evakuasi satwa liar di Langkat, Sumatera Utara. Foto menlhk.go.id.

Evakuasi satwa liar di Langkat, Sumatera Utara. Foto menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

“Akademisi memiliki peran penting dalam menyediakan data ilmiah yang akurat untuk mendukung kebijakan pencegahan dan penanggulangan zoonosis. Riset vaksin menjadi salah satu fokus kami untuk mengurangi dampak penularan,” kata dia.

Diskusi berlangsung dinamis dengan banyak pertanyaan dari peserta mengenai tantangan di lapangan, terutama dalam pengelolaan habitat satwa liar dan upaya mitigasi risiko zoonosis di kawasan konservasi. Selain memperkuat kesadaran peserta, acara ini juga menghasilkan kesepakatan untuk mempererat jejaring kerja antara BBKSDA Jatim, universitas, dan organisasi internasional.

Kegiatan ini menjadi ajang pertemuan penting antara akademisi, praktisi konservasi, mahasiswa, dan masyarakat umum dalam menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks.

Baca juga: Kekayaan Warisan Budaya Bawah Air di Perairan Belitung

Di akhir sesi, semua pihak sepakat bahwa pencegahan zoonosis bukanlah tugas satu sektor saja. Dibutuhkan kesadaran kolektif dan aksi nyata untuk menjaga keseimbangan ekosistem, melindungi satwa liar, dan pada akhirnya, melindungi manusia dari potensi pandemi yang dapat muncul dari alam yang terganggu.

Acara ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan dalam upaya konservasi dan pencegahan zoonosis di Jawa Timur, memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian keanekaragaman hayati. [WLC02]

Sumber: KSDAE

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BBKSDA Jatimkonsep one healthpenyakit zoonosisSatwa liar

Editor

Next Post
Ilustrasi kucing dengan minuman yang dikonsumsi manusia. Foto haidi2002/pixabay.com.

Makanan Manusia yang Boleh dan Tidak Boleh Dikonsumsi Kucing

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media