Kamis, 13 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mengadvokasi Hak-hak DAS Sebagai Sumber Peradaban

Kamis, 18 Mei 2023
A A
DAS Oyo di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Foto ilustrasi/Wanaloka.com.

DAS Oyo di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Foto ilustrasi/Wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Kondisi DAS kritis di Indonesia menjadi topik bahasan utama pada sarasehan Hari Kesiapsiagaan Bencana bertajuk Ketangguhan Komunitas Daerah Aliran Sungai di Pendopo Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Selasa, 16 Mei 2023, yang dihadiri sejumlah komunitas DAS di Tanah Air.

Usman Firdaus dari komunitas DAS Ciliwung, Jakarta, menyatakan, pengelolaan sungai wajib dilakukan dari hulu sampai hilir secara menyeluruh, tidak boleh dikelola sebagian saja.

Selain itu, menurutnya, meningkatkan sosialisasi kesadaran dan budaya untuk tidak membuang sampah ke area sungai.

Baca Juga: Dampak Siklon Mocha, Utara Indonesia Alami Kekeringan

Dari komunitas DAS Tukad Bindu, Bali, I Gusti Rai Ari Temaja mengungkapkan, nilai adat dan masyarakat yang selalu berkesinambungan dapat membuat Sungai Tukad Bindu mampu menggerakan masyarakat setingkat RW dalam mengelola sampahnya masing-masing dan menjaga kejernihan sungai.

Sementara itu, Vivi Norvika Hariyantini dari Komunitas DAS Kapuas, Kalimantan Barat, menekankan kolaborasi bersama generasi muda untuk menciptakan semangat dan inovasi baru dalam menjaga kelestarian sungai tanpa melupakan kearifan lokal daerah.

Guna mengembalikan dan memperkuat sungai sebagai sumber peradaban bangsa, dibutuhkan aksi kolektif yang melibatkan kolaborasi dan konektifitas antar sektor, adaptasi melalui edukasi dan pengetahuan, nilai adat yang memperkuat ekosistem sungai serta kehidupan maupun penghidupan masyarakat dapat terus berlanjut serta pelibatan disabilitas dan kesetaraan gender untuk memperkuat ketangguhan berkelanjutan. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BNPBdaerah aliran sungaiDASkomunitas DAS

Editor

Next Post
Longsor di Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, BNPB salurkan bantuan dana Rp500 juta dan barang senilai Rp1,65 miliar. Foto BNPB.

Longsor di Jayawijaya Menewaskan Tiga Orang, BNPB Kucurkan Dana Rp500 Juta

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media