Sabtu, 11 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Mitigasi Kebisingan, Pasang Rak Buku untuk Memecah Gelombang Suara

Kamis, 20 Juni 2024
A A
Ilustrasi rak buku di dinding. Foto JayMantri/pixabay.com.

Ilustrasi rak buku di dinding. Foto JayMantri/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Polusi suara atau kebisingan dapat secara signifikan menyebabkan penurunan kualitas hidup masyarakat, mengganggu kenyamanan lingkungan permukiman. Juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi penduduk di sekitarnya.

Kondisi tersebut dirasakan masyarakat Kecamatan Cicendo, Kota Bandung yang terdampak kebisingan dari aktivitas pesawat. Sementara Bandara Husein Sastranegara merupakan salah satu bandara yang dikelilingi permukiman dan aktivitas masyarakat.

Berdasarkan pendataan tim Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) Institut Teknologi Bandung (ITB), terdapat 53 fasilitas pendidikan dan 2 fasilitas kesehatan di Kawasan Kebisingan Tingkat III. Kemudian ada 37 fasilitas pendidikan dan 4 fasilitas kesehatan di Kawasan Kebisingan Tingkat II yang berpotensi terganggu oleh aktivitas penerbangan.

Baca Juga: Sempat Dilarang, Pemerintah Mulai Lirik Budidaya Tanaman Kratom

Tim Pengabdian kepada Masyarakat SAPPK ITB menyusun pedoman mitigasi kebisingan dari aktivitas bandar udara yang dapat digunakan oleh stakeholders pada daerah yang terdampak. Pedoman itu disusun dalambentuk Buku Saku Mitigasi Kawasan Kebisingan di Sekitar Bandar Udara. Kemudian melakukan sosialisasi dan diskusi terkait mitigasi kebisingan dengan perwakilan pemerintah dan masyarakat yang terdampak kebisingan dari aktivitas pesawat di Kantor Kecamatan Cicendo.

Kegiatan dibuka dengan pemaparan mengenai definisi dan ruang lingkup kawasan kebisingan dan opsi-opsi upaya mitigasi. Beberapa rekomendasi upaya mitigasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi kebisingan di dalam ruangan adalah menutup celah pintu dan jendela, menggunakan dinding kedap suara. Juga bisa menempatkan benda besar seperti rak buku di dekat tembok, serta memasang tirai di jendela untuk memecah gelombang suara sehingga tidak masuk ke ruangan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: bandar udarakawasan kebisinganmitigasi kebisinganrak bukuSAPPK ITB

Editor

Next Post
Proses vaksinasi rabies pada anjing di Timor Tengah Selatan, NTT, 31 Januari 2024. Foto Dok. BNPB.

Nusa Tenggara Timur Ditarget Bebas Rabies Pada Desember 2024

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi tanaman sorgum. Foto RJA1988/Pixabay.com.Kerentanan Pangan Akibat El Nino dan Kemarau Panjang 2026: Kekeringan hingga Ancaman Hama
    In IPTEK
    Senin, 29 Juni 2026
  • Penambangan nikel. Foto djkn.kemenkeu.go.id.Walhi: Kemiskinan Indonesia Naik Akibat Ekonomi Dibangun di Atas Kerusakan Lingkungan
    In News
    Minggu, 28 Juni 2026
  • Ilustrasi forest healing. Foto Pexels/Pixabay.com.Healing Forest Tak Bisa Sembarangan, Apa Syaratnya?
    In Traveling
    Minggu, 28 Juni 2026
  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Rob mengepung rumah nelayan di pesisir utara Jawa Tengah. Foto Iven Sumardiyantoro/peneliti independen.Pembangunan Abaikan Krisis Iklim Mengancam Hak Generasi Anak-anak Pesisir
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media