Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Muhammadiyah Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Wadas Terdampak PSN

Minggu, 16 Maret 2025
A A
Ketua PP Muhammadiyah M. Busyro Muqoddas menyalurkan bantuan untuk warga Wadas terdampak PSN, 15 Maret 2025. Foto Dok. Muhammadiyah.

Ketua PP Muhammadiyah M. Busyro Muqoddas menyalurkan bantuan untuk warga Wadas terdampak PSN, 15 Maret 2025. Foto Dok. Muhammadiyah.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Warga terdampak penambangan andesit untuk proyek strategis nasional (PSN) Bendungan Bener di Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah menerima bantuan penguatan ekonomi, alat ibadah, serta parcel Ramadan, Sabtu, 15 Maret 2025.

Pemberian bantuan untuk mendukung masyarakat terdampak konflik agraria dan menyemarakkan bulan suci Ramadhan yang diberikan dari Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHH) PP Muhammadiyah dan Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik (LBHAP) PP Muhammadiyah berkolaborasi dengan LAZISMU PP Muhammadiyah.

“Perjuangan warga sudah sangat maksimal namun pemerintah dan pemrakarsa tidak menghiraukan,” kata Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, M. Busyro Muqaddas dalam rilis pers yang diterima Wanaloka.com, Ahad, 16 Maret 2025..

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap korban konflik agraria yang mengalami dampak sosial dan ekonomi akibat ketidakpastian lahan tempat tinggal dan mata pencaharian mereka selama proses eksplorasi tersebut.

Bantuan dana kemanusiaan diberikan untuk meringankan beban hidup warga. Juga bentuk dukungan agar warga tetap kuat dan berdaya dalam melaksanakan keberlanjutan kehidupan di tengah kerusakan alam desa.

Bantuan lainnya berupa alat ibadah, seperti sajadah, mukena, dan sarung yang bertujuan untuk memperkuat spiritualitas masyarakat dalam menjalankan ibadah selama bulan suci. Tidak hanya itu, parcel Ramadan yang berisi bahan makanan pokok juga diserahkan kepada warga guna membantu kebutuhan warga untuk mendukung ibadah puasa.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: konflik agrariaPP MuhammadiyahPSNwarga Wadas

Editor

Next Post
Guru Besar Fakultas Kehutanan UGM, Prof. Priyono Suryanto. Foto Research Gate.

Priyono Suryanto, Proses Perizinan Lingkungan Sudah Menjadi Ladang Bisnis

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media