Senin, 29 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Myanmar Diguncang Gempa M7,7, Bangunan di Thailand Ambruk

Jumat, 28 Maret 2025
A A
Lokasi gempa M7,7 di Myanmar dan wilayah yang terdampak. Foto Dok. @DaryonoBMKG/X.

Lokasi gempa M7,7 di Myanmar dan wilayah yang terdampak. Foto Dok. @DaryonoBMKG/X.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Jumat, 28 Maret 2025, sebuah gedung pencakar langit di Bangkok, Thailand yang tengah dalam proses pembangunan tampak bergetar, lalu rubuh, luluh lantak. Menimbulkan asap debu putih yang membumbung ke atas seperti kembang-kembang kol. Bahkan kepulan asap putih itu bisa dilihat dari jauh. Menyisakan orang-orang di sekitarnya yang berlarian untuk menghindari reruntuhan bangunan.

Sementara di sebuah hotel tinggi di sana mendadak menjadi air terjun. Lantaran air kolam renang yang ada di atap bangunan tumpah dan jatuh ke bawah usai mengalami guncangan hebat. Dan sebuah bangunan tinggi lainnya terlihat sempat meliuk-liuk akibat getaran dari bawah.

Visual video itu berseliweran di sejumlah akun media sosial. Sejauh ini, gempa tersebut telah mengakibatkan sekitar 144 orang tewas dan 730 orang luka-luka.

Dilansir dari lama USGS, peristiwa tersebut dipicu gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter pada 28 Maret 2025 di dekat Mandalay, Burma (Myanmar). Gempa bumi terjadi akibat patahan geser antara lempeng India dan Eurasia.

Baca juga: Waspada, Libur Lebaran 2025 di DIY Dihantui Cuaca Ekstrem

Geseran terjadi pada patahan lateral kanan yang mengarah ke utara dan menurun tajam atau patahan lateral kiri yang mengarah ke barat dan menurun tajam. Solusi patahan terbatas menunjukkan patahan lateral kanan yang mengarah ke utara. Mekanisme fokus dan solusi patahan terbatas ini konsisten dengan gempa bumi yang berpotensi terjadi pada Sesar Sagaing lateral kanan yang terletak di zona patahan yang menentukan batas lempeng antara lempeng India dan Sunda.

Meskipun umumnya diplot sebagai titik pada peta, gempa bumi sebesar ini lebih tepat digambarkan sebagai geseran di area patahan yang lebih besar. Solusi patahan terbatas menunjukkan ukuran kejadian pada 28 Maret 2025 adalah sekitar Panjang 200 km kali lebar 20 km.

Jarak 1000 Km

Sementara Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono merilis lewat akun X @DaryonoBMKG, gempa itu terjadi pukul 13:20:56 WIB di Myanmar dengan episenter terletak pada koordinat 21,76° LU; 95,83° BT pada kedalaman 10 km. Gempa terjadi akibat aktivitas Sesar Besar Sagaing di Myanmar dengan mekanisme geser (strike-slip).

Baca juga: Kasus TBC Peringkat Kedua Dunia, UGM Kembangkan Deteksi Dini Berbasis AI

“Selain Myanmar, negara terdampak adalah negara tetangga seperti Thailand, Cina, India dan Bangladesh,” kata Daryono.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa MyanmarKepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG DaryonoSesar SagaingThailand

Editor

Next Post
Ilustrasi masjid saat bulan Ramadhan. Foto chiplanay/pixabay.com.

Mengapa Tahun 2030 Ada Dua Kali Ramadan?

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media