Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Nasib Harimau Sumatra Berkonflik dengan Manusia: Mati Terjerat, Lolos, atau Selamat

Menjelang akhir April 2022, berturut-turut ada kabar harimau sumatra berkonflik dengan manusia. Naasnya, tiga harimau ditemukan mati. Bagaimana kisah evakuasi mereka?

Rabu, 27 April 2022
A A
Tiga ekor harimau sumtra mati terjerat di Aceh. Foto ppid.menlhk.go.id.

Tiga ekor harimau sumtra mati terjerat di Aceh. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Berikut kronologinya:

  1. Tanggal 19 Maret 2022, Kepala Desa Nalo Gedang melaporkan kejadian ternak kambing yang dimangsa harimau dan langsung diverifikasi oleh Tim BKSDA Jambi. Hasilnya, patut diduga kambing tersebut dimangsa harimau.
  2. Tanggal 2 April 2022, kejadian ternak yang diduga dimangsa harimau kembali terjadi dan dilaporkan juga oleh Kepala Desa Nalo Gedang.
  3. Tanggal 6 April 2022, Balai KSDA Jambi memasang perangkap (box trap).
  4. Tanggal 21 April 2022, sekitar pukul 07.40 WIB, warga menyampaikan bahwa harimau telah masuk dalam perangkap, sehingga tim Balai KSDA Jambi segera ke lokasi untuk mengamankan lokasi.
  5. Tanggal 21 April 2022, sekitar pukul 23.00 WIB, satwa telah sampai di Tempat Penampungan Satwa Balai KSDA Jambi dalam kondisi sehat.

Baca Juga: Rekomendasi Vaksin Halal, Pemerintah Jadikan Sinovac sebagai Vaksin Booster

“Harimau itu berjenis kelamin jantan dan diperkirakan berusia 8-10 tahun,” kata Kepala Balai KSDA Jambi, Rahmad Saleh dalam keterangan tertulisnya.

Harimau sumatra yaang berhasil dievakuasi dengan selamat di Jambi. Foto ppid.menlhk.go.id.
Harimau sumatra yaang berhasil dievakuasi dengan selamat di Jambi. Foto ppid.menlhk.go.id.

Harimau tersebut memiliki berat badan 110 kilogram, panjang taring atas 6,2 centimeter, taring bawah 3,5 centimeter, serta panjang keseluruhan tubuh 217 centimeter. Dari hasil pemeriksaan, body condition score 3,5 dari 5. Artinya, berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan observasi, kondisi harimau tersebut  masih dalam keadaan sangat baik sehingga sangat layak untuk dilepasliarkan kembali ke habitatnya.

Sementara saat dievakuasi, kondisi fisik harimau sumatra mengalami luka lecet di pangkal ekor, hidung, dan kuku bagian belakang rusak yang diduga karena berontak dalam kandang box trap.

“Balai KSDA juga telah mengambil sampel darah hematologi dan biokimia serta rambut untuk uji DNA,” terang Rahmad.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Diminta Waspada Potensi Tsunami

Lokasi konflik berada di kebun masyarakat yang berstatus lahan Areal Penggunaan Lain (APL) berjarak lebih kurang 1-2 kilometer dari hutan produksi dan sekitar 20 kilometer dari kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat. Tutupan lahan di sekitar lokasi berupa tanaman sawit dan kebun karet.

Rencana tindak lanjut dari penyelamatan harimau sumatra ini, menurut Rahmad adalah melakukan pengecekan kesehatan oleh tim dokter hewan BKSDA Jambi dalam waktu yang tidak terlalu lama.

“Jika dinyatakan sehat akan segera dilepasliarkan ke habitat alaminya,” ungkap Rahmad. [WLC02]

Sumber: ppid.menlhk.go.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BKASD Sumatra UtaraBKSDA AcehBKSDA Jambibox trapharimau sumateraharimau terjeratnecropsyPanthera tigris sumatraetembak bius

Editor

Next Post
Ilustrasi makanan porsi kecil. Foto estelheitz/pixabay.com.

Lebaran Sehat dengan Makan Porsi Kecil

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media