Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Nasih Yuwono, Olah Sisa Makanan dengan Ember Tumpuk Jalin Kerja Sama Desa Kota

Ember tumpuk dapat dimanfaatkan di pedesaan, karena masih banyak ladang. Sedangkan sampah bisa berasal dari kota.

Kamis, 29 Agustus 2024
A A
Dosen Fakultas Pertanian UGM, Nasih Widya Yuwono pencetus pengolahan sampah organik dengan ember tumpuk. Foto UGM.

Dosen Fakultas Pertanian UGM, Nasih Widya Yuwono pencetus pengolahan sampah organik dengan ember tumpuk. Foto UGM.

Share on FacebookShare on Twitter

“Sebab maggot itu perutnya banyak, mikroba banyak enzim. Jadi kayak cacing itu loh, kan banyak kandungan yang apa di dalamnya untuk membantu penguraian,” terang Nasih.

Selain itu, maggot pun dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak.

Kerja sama desa dan kota

Baca Juga: Hadapi Gempa Megathrust, Pelaku Pariwisata Bangun Kesiapsiagaan di Destinasi Wisata

Ember tumpuk juga dapat dimanfaatkan di pedesaan, karena masih banyak ladang dan banyak kebutuhan pupuk di masyarakat. Sedangkan sampah bisa berasal dari kota. Jika dikembangkan lebih massif, maka akan tercipta kerja sama antara kota dan desa dalam pengelolaan sampah.

“Sampah dari kota diolah di desa, kemudian dapat digunakan untuk menyuburkan tanah perkebunan di desa. Hasil panen dijual dan dimanfaatkan lagi di kota. Jadi tercipta hubungan timbal balik yang baik dalam pengelolaan sampah ini,” papar dia.

Ide ember tumpuk juga dapat dikembangkan menjadi skala lebih besar, seperti menggunakan reaktor besar atau bak. Fakultas Pertanian juga membuka besar kesempatan untuk bekerja sama dengan berbagai pihak.

Baca Juga: Gempa Gunungkidul M5,8 di Lempeng Megathrust Samudra Hindia

Ia pun mengungkapkan gagasannya, bahwa UGM dapat bekerja sama dengan desa dengan memberikan pelatihan dan fasilitasi masyarakat desa untuk mengelola sampah dari UGM. Kemudian hasil perkebunan itu dapat dibawa kembali ke UGM.

Adanya inovasi pengembangan ember tumpuk dengan bahan yang mudah didapat dan dibuat, Nasih berharap metode pengelolaan sampah ini bisa populer di masyarakat, sehingga lebih banyak yang bisa terlibat di dalamnya.

“Sebetulnya biar semua orang itu mengenal namanya mengolah sampah, kan murah itu. Semakin banyak orang terlibat, semakin baik,” imbuh dia. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Air LindiBlack Soldier FlyFakultas Pertanian UGMmetode ember tumpukNasih Widya Yuwonosampah organiksisa makanan

Editor

Next Post
Kisah penyintas tsunami Banyuwangi 1994, 27 Agustus 2024. Foto BNPB.

Kisah Penyintas Tsunami Banyuwangi 1994, Panjat Pohon hingga Ikuti Arus

Discussion about this post

TERKINI

  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
  • Pemeriksaan bangkai gajah yang ditemukan di kawasan lindung Blok Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau. Foto Kementerian Kehutanan.Kementerian Kehutanan Janji Ungkap Pemodal dan Aktor Intelektual Kematian Gajah di Riau
    In News
    Senin, 9 Februari 2026
  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media