Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pandemi Belum Berakhir, Ini yang Boleh Melepas dan yang Harus Pakai Masker

Kamis, 19 Mei 2022
A A
Ilustrasi hiruk pikuk masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Foto icsilviu/pixabay.com

Ilustrasi hiruk pikuk masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Foto icsilviu/pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

“Seseorang boleh membuka masker apabila berada di ruang terbuka yang leluasa. Tidak banyak orang di sekitarnya,” kata Yulia.

Seperti saat berolahraga sendiri atau bersama-sama dengan jumlah yang tidak terlalu banyak.

“Kalau jalan bersama 3 – 5 orang, itu masih bisa buka masker. Asal jaga jarak saja,” tuturnya.

Yang Tetap Harus Pakai Masker

Tak hanya membolehkan membuka masker di ruang terbuka, pemerintah juga melonggarkan kebijakan tes usap PCR atau Antigen bagi pelaku perjalanan. Aturan tersebut berlaku bagi mereka yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 lengkap.

Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, kebijakan tersebut merupakan langkah awal memulai transisi dari pandemi ke endemi. Salah satu hal terpenting untuk mencapai tahapan tersebut adalah pemahaman masyarakat terkait perilaku hidup sehat yang merupakan tanggung jawab masing-masing individu.

“Belajar dari sejarah pandemi yang pernah terjadi di dunia, transisi menuju endemi dilakukan saat masyarakat sudah mulai menyadari bagaimana caranya melakukan protokol kesehatan yang sehat pada diri dan keluarga. Itu memerlukan edukasi dan penerapan secara bertahap,” kata Budi dalam jumpa pers secara daring bersama Satgas Penanganan Covid-19, 17 Mei 2022.

Baca Juga: Banjir Kembali Melanda Kabupaten Mamuju Tengah

Meski demikian, ada sejumlah kondisi yang mengharuskan seseorang memakai masker. Pertama, berkegiatan di ruangan tertutup dan di transportasi publik.

Kedua, masker masih diwajibkan untuk populasi rentan (lansia, memiliki penyakit komorbid, ibu hamil, dan anak yang belum divaksin), dan bagi mereka yang bergejala seperti batuk, pilek, dan demam untuk melindungi diri dan orang lain dari penularan.

“Kita perlu tetap melanjutkan upaya vaksinasi dan budaya hidup bersih dan sehat lainnya seperti protokol kesehatan. Karena sejatinya pandemi belum resmi dinyatakan berakhir oleh WHO,” imbuh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. [WLC02]

Sumber: kemkes.go.id, unpad.ac.id

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Covid-19dropletmaskerMenteri Kesehatan Budi Gunadi SadikinpandemiPresiden Jokowiruang terbukaruang tertutupWHO

Editor

Next Post
MoU tentang dukungan FOLU Net Sink 2030 Indonesia antara RI dan AS di Jakarta, 20 Mei 2022. Foto menlhk.go.id.

RI-AS Tandatangani MoU Dukungan terhadap FOLU Net Sink 2030

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media