Rabu, 13 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pelajar Muhammadiyah Gelar Aksi untuk Iklim di 110 Titik: Waktu Kita Tidak Banyak

Senin, 31 Oktober 2022
A A
Aksi pelajar untuk iklim di tepi lubang bekas tambang, Kalimantan Selatan. Foto dok. IPM
Aksi pelajar untuk iklim bersama para santri. Foto dok. IPM
Aksi pelajar untuk iklim dengan membersihkan sampah di pantai. Foto dok. IPM
Aksi pelajar untuk iklim di Lampung Tengah. Foto dok. IPM
Aksi pelajar untuk iklim di Lampung Utara. Foto dok. IPM
Aksi pelajar untuk iklim di Tanggamus, Lampung. Foto dok. IPM
Aksi pelajar untuk iklim dengan menanam mangrove. Foto dok. IPM
Aksi pelajar untuk iklim dengan berbagi bibit pohon secara gratis untuk masyarakat. Foto dok. IPM
Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Komunitas Student Earth Generation bersama Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah menggelar Aksi Pelajar untuk Iklim di 110 titik daerah di Indonesia pada 30 Oktober 2022. Mereka melakukan aksi land mark, tanam pohon, sedekah pohon, aksi jalanan, bersih pantai dan sungai, serta kegiatan lainnya.

Menurut Koordinator Nasional Aksi Pelajar untuk Iklim, Kholida Annisa, aksi yang diikuti pelajar-pelajar Muhammadiyah tersebut tak hanya digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober. Melainkan juga merespons perhelatan besar KTT G20 di Bali dan COP 27 di Mesir pada November 2022.

Baca Juga: Belajar dari Obat Sirop Bermasalah, Begini Cara Bijak Menggunakan Obat

Mengingat dua perhelatan itu akan menyoroti langkah kebijakan iklim di seluruh dunia. Para pelajar bergerak untuk menyuarakan keadilan iklim dan bangkitkan kesadaran atas ancaman krisis iklim.

“Permasalahan kerusakan lingkungan adalah permasalah bersama. Apapun agama, umur, dan latar belakangnya,” kata Kholida.

Baca Juga: Cuaca Hari Ini, Masyarakat Aceh dan Sumut Waspadai Dampak Hujan Lebat

Kerusakan lingkungan masa kini yang disebabkan perilaku manusia masa lalu, lanjut Kholida, membuat generasi muda memiliki beban dan tugas ganda pada masa depan. Yakni membangun Indonesia lebih maju dan menyelamatkan masa depan bangsa ini dari bahaya ancaman krisis iklim.

“Cuaca ekstrem dan kenaikan suhu bumi sudah terjadi di depan mata kami saat kami sedang bertumbuh mencapai cita-cita,” kata Kholida.

Baca Juga: Dampak Bencana Hidrometeorologi Pemkab Majene Tetapkan Status Siaga

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Aksi IklimAksi Pelajar untuk IklimHari Sumpah PemudaIPMKrisis Iklimlintas agamaPBB

Editor

Next Post
Taufan, salah satu gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di PLG Way Kambas tiba-tiba mati mendadak. Foto Balai TNWK.

Kabar Duka dari PLG Way Kambas, Taufan Gajah Sumatera Mati Mendadak

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media