Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pemerintah dan DPR Rekomendasikan Pembentukan Badan Pelaksana Reforma Agraria

Rabu, 24 September 2025
A A
Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 september 2025. Foto KPA.

Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 september 2025. Foto KPA.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pimpinan DPR RI dan anggota Komisi IV melangsungkan rapat koordinasi bersama pemerintah guna membahas strategi percepatan reforma agraria di Gedung Nusantara II Kompleks MPR-DPR, Rabu, 24 September 2025. Sejumlah Kementerian dan Lembaga yang hadir adalah

Menteri Kehutanan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Desa dan PDT, Menteri Pariwisata, Plt. Menteri BUMN, Kepala Staf Kepresidenan. Turut hadir juga perwakilan dari Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) serta beberapa organisasi rakyat yang membawa pesan untuk pemerintah.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad dimulai dengan mendengarkan masukan dari KPA dan organisasi masyarakat dalam percepatan reforma agraria dan penyelesaian konflik. Beberapa masukan tersebut antara lain koreksi ketimpangan distribusi tanah, penyelesaian konflik agraria, dan pembangunan ekonomi setidaknya pada 1,7 juta hektar Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA) KPA.

Baca juga: Hari Tani 2025, Ribuan Petani Desak Pemerintah Jalankan Reformasi Agraria Segera

Selain itu, terdapat juga masukan untuk pembentukan Badan Pelaksana Reforma Agraria, serta adanya Panitia Khusus (Pansus) DPR untuk percepatan reforma agraria dan penyelesaian konflik agraria.

Menhut Raja Juli Antoni mengklaim pertemuan tersebut menggugah kembali memori terdahulu ketika menjadi aktivis untuk mendukung penyelesaian konflik agraria yang terjadi.

“Intinya, saya setuju perlu ada kelembagaan antar sektoral untuk mengurai kebuntuan yang kami alami selama ini dalam proses reforma agraria ini,” ujar Raja Juli.

Baca juga: Supriyanta, Menciptakan Varietas Padi Unggul agar Petani Bahagia

Menurut dia, kelembagaan diharapkan dapat menjembatani berbagai sektor, para menteri atau pengambil kebijakan untuk menindaklanjuti penyelesaian konflik agraria.

Pansus reforma agraria

Beberapa rekomendasi yang disimpulkan dalam rapat antara lain diharapkan dapat terbentuk Badan Pelaksana Reforma Agraria. Selain itu, DPR juga akan mendorong kebijakan Satu Peta serta membentuk Panitia Khusus (Pansus) penyelesaian konflik agraria.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Badan Pelaksana Reforma Agraria NasionalKementerian KehutananKomisi IV DPRkonflik agrariaKonsorsium Pembaruan Agraria

Editor

Next Post
Peta potensi rawan gempa bumi dan tsunami di selatan DIY, 23 September 2025. Foto BMKG.

BMKG Ingatkan Lagi Potensi Gempa Bumi Megathrust M8,8 di Pesisir Selatan DIY

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media