Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Penebangan Liar Picu Banjir Bandang Sumbawa 12 Rumah Hanyut

Rabu, 5 April 2023
A A
Banjir bandang Sumbawa, NTB, menghanyutkan 12 rumah penduduk. Foto BPBD Sumbawa.

Banjir bandang Sumbawa, NTB, menghanyutkan 12 rumah penduduk. Foto BPBD Sumbawa.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Dampak penebangan liar banjir bandang melanda Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di 13 desa yang tersebar di lima kecamatan. Banjir bandang Sumbawa menghanyutkan 12 rumah warga, dan sejumlah hewan ternak mati dampak bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa Muhammad Nurhidayat mengatakan, peristiwa banjir bandang diduga disebabkan banyaknya lahan tandus akibat penebangan liar sehingga mengurangi cakupan dan intensitas penyerapan air tanah.

“Banyak lahan tandus akibat penebangan liar,” kata Nurhidayat dalam siaran pers BNPB pada Rabu, 5 April 2023.

Hingga kini dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir bandang yang menerjang 13 desa pada Selasa, 4 April 2023. Banjir bandang berlangsung saat wilayah tersebut dilanda hujan dengan intensitas tinggi.

Baca Juga: Ini Sumber Gempa Padang Sidempuan Magnitudo 6,4 Dirasakan Cukup Kuat

“Banjir tiba-tiba datang. Ndak pernah (sebelumnya), baru kali ini banjir yang luar biasa dahsyat,” kata salah satu warga terdampak banjir bandang.

Data yang dihimpun Pusdalops BPBD Kabupaten Sumbawa, banjir bandang berdampak terhadap 829 warga dari 208 kepala keluarga yang tinggal di 13 desa yang tersebar di lima kecamatan, satu pabrik penggilingan hanyut dan  seluas 126 hektar sawah terendam banjir.

Hasil kaji cepat BPBD Sumbawa, terdapat empat desa alami kondisi parah dampak banjir bandang. Di Desa Lito, Kecamatan Moyo Hulu, dampak banjir bandang menghanyutkan lima rumah warga, dan merendam 50 hektar areal persawahan terendam, serta jembatan penghubung Desa Lito-Desa Lantung terputus.

Baca Juga: Polusi Udara Penyebab 5 Penyakit Respirasi Berisiko Kematian Tertinggi

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Banjir BandangBanjir Bandang SumbawaDeforestasiKabupaten Sumbawapenebangan liarProvinsi Nusa Tenggara Barat

Editor

Next Post
Konversi motor listrik oleh Tim Anargya ITS yang jadi pemenang pada 2022. Foto its.ac.id.

Ini Tahapan Konversi Motor BBM ke Listrik Lewat Platform Digital

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media