Sabtu, 13 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Penerima Kalpataru 2024 dari Profesor Mangrove hingga Pendaur Ulang Sampah

Rabu, 5 Juni 2024
A A
Sepuluh Penerima Penghargaan Kalpataru 2024, 5 Juni 2024. Foto PPID KLHK.

Sepuluh Penerima Penghargaan Kalpataru 2024, 5 Juni 2024. Foto PPID KLHK.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bertema “Land Restoration, Desertification, and Drought Resilience”, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar memberikan penghargaan Kalpataru kepada 10 Pahlawan Lingkungan. Mereka dinilai mempunyai dedikasi dan konsistensi dalam  menjaga, meningkatkan dan memulihkan kualitas lingkungan hidup dan kehutanan.

“Serta kualitas sosial masyarakat sekitar menjadi lebih baik. Mereka pun patut dijadikan teladan bagi masyarakat luas,” kata Siti usai menyerahkan Penghargaan Kalpataru di Jakarta, Rabu, 5 Juni 2024.

Penghargaan Kalpataru diberikan kepada 10 orang atau kelompok. Penghargaan dibagi menjadi empat bidang, yaitu konservasi, pencemaran dan perubahan iklim, ekonomi hijau atau biru serta hukum dan budaya. Adapun penerima Kalpataru 2024 terdiri dari 4 penerima kategori Perintis Lingkungan, 1 penerima kategori Pengabdi Lingkungan, 3 penerima kategori Penyelamat Lingkungan dan 2 kategori Pembina Lingkungan.

Baca Juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Ini Pesan Walhi untuk Pemerintah Terpilih

Empat penerima untuk kategori Perintis Lingkungan adalah Adolof Olof Wonemseba (Papua Barat), dengan kegiatan konservasi karang Kima; Infirmus Abi (NTT) dengan kegiatan konservasi sumber daya air; Sururi (Jawa Tengah) yang mendapat julukan Profesor Mangrove; dan Komang Anik Sugiani (Bali) yang fokus pada penanganan sampah.

Kategori Pengabdi Lingkungan diraih Idi Bantara yang merupakan Kepala Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Way Seputih Lampung. Lewat collaborative management, ia berhasil menangani koflik sekaligus mengajak warga untuk berkebun alpukat sieger.

Tiga penerima Kalpataru untuk kategori Penyelamat Lingkungan adalah Masyarakat Hukum Adat (MHA) Punan Batu Benau Sajau Kalimantan Utara; Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bekayuh Baumbai Bebudaya sebagai pelestari pesut Mahakam; dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Wanapaksi (Yogyakarta) melalui kegiatan konservasi air, burung, dan karst.

Baca Juga: Din Syamsuddin, Muhammadiyah Harus Tolak Konsesi Tambang karena Lingkaran Setan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Hari Lingkungan Hidup SeduniaMenteri LHK Siti NurbayaPahlawan LingkunganPenghargaan Kalpataru

Editor

Next Post
Parade Budaya yang digelar Jampiklim Jogja untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 di depan Gedung Agung Yogyakarta, 5 Juni 2024. Foto Jampiklim.

Jampiklim Desak Pemerintah Cabut Regulasi dan Proyek yang Eksploitasi Alam

Discussion about this post

TERKINI

  • Sidang gugatan intervensi Walhi atas kasus gugatan KLH melawan PT TPL di PN Medan, 10 Juni 2026. Foto Dok. Walhi.Gugatan Intervensi Walhi, PT TPL Harus Pulihkan 29.939 Ha Kawasan Terdampak Senilai Rp2,6 Triliun
    In News
    Jumat, 12 Juni 2026
  • Dosen Geologi Fakultas Teknik UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto Kagama.coGayatri Marliyani: Gempa Bumi di Laut Mindanao Umum Terjadi
    In Sosok
    Jumat, 12 Juni 2026
  • Ilustrasi kemarau panjang. Foto Adege/Pixabay.com.BMKG Prediksi El Nino 2026 Bertahan hingga Awal 2027
    In News
    Kamis, 11 Juni 2026
  • Bayi gajah lahir di Tesso Nilo, Riau, Juni 2026. Foto Dok. Kementerian Kehutanan.Dua Bayi Gajah Sumatera Lahir di Riau dan Lampung, Panjang Umurlah Kalian!
    In News
    Kamis, 11 Juni 2026
  • Konpers Walhi se-Kalimantan mengkritisi deforestasi Pulau Kalimantan di Samarinda, 10 Juni 2026. Foto Dok. Walhi.Walhi Kalimantan Serukan Pulihkan Alam Pulau Kalimantan
    In Lingkungan
    Kamis, 11 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media