Jumat, 29 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Penerima Kalpataru 2024 dari Profesor Mangrove hingga Pendaur Ulang Sampah

Rabu, 5 Juni 2024
A A
Sepuluh Penerima Penghargaan Kalpataru 2024, 5 Juni 2024. Foto PPID KLHK.

Sepuluh Penerima Penghargaan Kalpataru 2024, 5 Juni 2024. Foto PPID KLHK.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bertema “Land Restoration, Desertification, and Drought Resilience”, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar memberikan penghargaan Kalpataru kepada 10 Pahlawan Lingkungan. Mereka dinilai mempunyai dedikasi dan konsistensi dalam  menjaga, meningkatkan dan memulihkan kualitas lingkungan hidup dan kehutanan.

“Serta kualitas sosial masyarakat sekitar menjadi lebih baik. Mereka pun patut dijadikan teladan bagi masyarakat luas,” kata Siti usai menyerahkan Penghargaan Kalpataru di Jakarta, Rabu, 5 Juni 2024.

Penghargaan Kalpataru diberikan kepada 10 orang atau kelompok. Penghargaan dibagi menjadi empat bidang, yaitu konservasi, pencemaran dan perubahan iklim, ekonomi hijau atau biru serta hukum dan budaya. Adapun penerima Kalpataru 2024 terdiri dari 4 penerima kategori Perintis Lingkungan, 1 penerima kategori Pengabdi Lingkungan, 3 penerima kategori Penyelamat Lingkungan dan 2 kategori Pembina Lingkungan.

Baca Juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Ini Pesan Walhi untuk Pemerintah Terpilih

Empat penerima untuk kategori Perintis Lingkungan adalah Adolof Olof Wonemseba (Papua Barat), dengan kegiatan konservasi karang Kima; Infirmus Abi (NTT) dengan kegiatan konservasi sumber daya air; Sururi (Jawa Tengah) yang mendapat julukan Profesor Mangrove; dan Komang Anik Sugiani (Bali) yang fokus pada penanganan sampah.

Kategori Pengabdi Lingkungan diraih Idi Bantara yang merupakan Kepala Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Way Seputih Lampung. Lewat collaborative management, ia berhasil menangani koflik sekaligus mengajak warga untuk berkebun alpukat sieger.

Tiga penerima Kalpataru untuk kategori Penyelamat Lingkungan adalah Masyarakat Hukum Adat (MHA) Punan Batu Benau Sajau Kalimantan Utara; Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bekayuh Baumbai Bebudaya sebagai pelestari pesut Mahakam; dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Wanapaksi (Yogyakarta) melalui kegiatan konservasi air, burung, dan karst.

Baca Juga: Din Syamsuddin, Muhammadiyah Harus Tolak Konsesi Tambang karena Lingkaran Setan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Hari Lingkungan Hidup SeduniaMenteri LHK Siti NurbayaPahlawan LingkunganPenghargaan Kalpataru

Editor

Next Post
Parade Budaya yang digelar Jampiklim Jogja untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 di depan Gedung Agung Yogyakarta, 5 Juni 2024. Foto Jampiklim.

Jampiklim Desak Pemerintah Cabut Regulasi dan Proyek yang Eksploitasi Alam

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media