Minggu, 21 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pengelolaan Sampah dengan Partisipasi Publik Jadi Prioritas KLH Tahun 2027

Rabu, 17 Juni 2026
A A
Rapat dengar pendapat dan rapat kerja KLH/BPLH dengan Komisi XII DPR di SEnayan, jakarta. Foto Dok. KLH/BPLH.

Rapat dengar pendapat dan rapat kerja KLH/BPLH dengan Komisi XII DPR di SEnayan, jakarta. Foto Dok. KLH/BPLH.

Share on FacebookShare on Twitter

Sepanjang 2026, KLH/BPLH telah menjalankan berbagai program berbasis masyarakat melalui penyediaan motor sampah, tempat sampah terpilah, komposter, serta kegiatan edukasi dan sosialisasi pengelolaan sampah. Hingga pertengahan tahun, realisasi pengadaan motor sampah telah mencapai 451 unit dari target 490 unit.

Pada 2027, penguatan program tersebut akan dilanjutkan melalui peningkatan alokasi kegiatan berbasis masyarakat menjadi lebih dari Rp105 miliar atau meningkat hampir 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Anggaran tersebut akan digunakan untuk memperluas penyediaan sarana pengelolaan sampah sekaligus memperkuat edukasi dan pendampingan masyarakat.

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya menilai program yang berdampak langsung kepada masyarakat perlu terus diperkuat agar kesadaran dan partisipasi publik dalam menjaga lingkungan hidup semakin meningkat.

“Program yang langsung dirasakan masyarakat harus diperbesar. Kesadaran lingkungan tidak bisa dibangun hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui keterlibatan masyarakat dalam program-program nyata di lapangan,” jelas Bambang.

Pembahasan tersebut menunjukkan persoalan sampah masih menjadi salah satu tantangan lingkungan yang membutuhkan perhatian serius. Selain penguatan kebijakan dan sarana pendukung, perubahan perilaku masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong pengurangan dan penanganan sampah sejak dari sumbernya. [WLC02]

Sumber: KLH/BPLH

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Komisi XII DPR RIMenteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayatpartisipasi publikpengelolaan sampah

Editor

Next Post
Rayap, hewan pengurai bahan organik. Foto RoyBuri/Pixabay.com.

Mengenal Rayap, Pengurai Bahan Organik sekaligus Perusak Perabot Rumah

Discussion about this post

TERKINI

  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
  • Potret jejak bintang yang tampak berputar di langit. Foto Dok. BRIN.Memotret Jejak Bintang yang Tampak Berputar dengan Kamera DSLR di Timau
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
  • Ilustrasi nyamuk menggigit. Foto FotoshopTofs/pixabay.com.Anggapan Nyamuk Lebih Suka Golongan Darah O Ternyata Benar, Mengapa?
    In IPTEK
    Kamis, 18 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media