Sabtu, 5 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Penyakit Jantung Jadi Penyebab Mayoritas Jamaah Haji 2022 Meninggal

Senin, 18 Juli 2022
A A
Kantor Kesehatan Haji Indonesia di Mekkah. Foto kemkes.go.id.

Kantor Kesehatan Haji Indonesia di Mekkah. Foto kemkes.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Jumlah jamaah haji yang meninggal dunia per 17 Juli 2022 tercatat sebanyak 58 orang. Mayoritas adalah jamaah laki-laki dari kelompok usia di bawah 60 tahun. Sedangkan penyebabnya didominasi penyakit jantung.

Menurut Kepala Pusat Kesehatan Haji, dokter Budi Sylvana, ada tiga faktor yang mempengaruhi kondisi kesehatan jemaah haji. Pertama, adanya ancaman suhu dan kelembaban di Arab Saudi.

Kedua, adanya kerentanan kesehatan jemaah haji. Jamaah haji Indonesia didominasi oleh jamaah haji berisiko tinggi karena faktor usia dan penyakit. Selain itu, juga ada kekambuhan penyakit yang dipicu oleh kelelahan dan kondisi fisik yang menurun.

Baca Juga: Kata Ahli Kesehatan dan Hukum Islam Unair Soal Legalisasi Ganja Medis

Ketiga, kapasitas tenaga kesehatan, meliputi antisipasi dan respon petugas kesehatan terhadap permasalahan kesehatan jemaah.

“Jadi dengan berbagai cara, angka kematian bisa kita kendalikan. Walaupun jamaah lansia dan punya komorbid,” kata Budi.

Kerentanan kesehatan jemaah dapat diantisipasi melalui penguatan promosi kesehatan. Seperti kampanye #jangantungguhaus dari awal sebelum keberangkatan jamaah haji. Juga seruan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri, terutama saat keluar pondokan dan beribadah. Juga kampanye untuk minum obat teratur bagi jamaah haji risti dan memiliki komorbid.

Baca Juga: Gempa Hari Ini Magnitudo di atas 5 Guncang Pacitan dan Bone Bolango

Sementara melalui penguatan formasi 30, setiap 30 jamaah paling risti tiap-tiap kloter harus selalu didampingi Tenaga Kesehatan Haji (TKH) Kloter. Juga ada screening atau pemeriksaan ulang serta kontrol rutin bagi jemaah haji risti di tiap tiap kloter.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: jamaah hajiKBHIpenyakit jantungTenaga Kesehatan HajiTKH Kloter

Editor

Next Post
Ilustrasi serangan jantung. Foto Pexels/pixabay.com.

Hati-hati, Penyakit Jantung Mengintai Generasi Jompo

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
  • Pantomimer Wanggi Hoed melakukan aksi pertunjukan untuk memprotes ekspor monyet ekor panjang pada Hari Primata Interasional di Titik Nol Kota Yogyakarta, 2 september 2026. Foto Dok. Forum United For Primates .Petisi untuk Pemerintah Indonesia: Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang untuk Penelitian!
    In News
    Rabu, 2 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media