Minggu, 10 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Penyakit Jantung Jadi Penyebab Mayoritas Jamaah Haji 2022 Meninggal

Senin, 18 Juli 2022
A A
Kantor Kesehatan Haji Indonesia di Mekkah. Foto kemkes.go.id.

Kantor Kesehatan Haji Indonesia di Mekkah. Foto kemkes.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Jumlah jamaah haji yang meninggal dunia per 17 Juli 2022 tercatat sebanyak 58 orang. Mayoritas adalah jamaah laki-laki dari kelompok usia di bawah 60 tahun. Sedangkan penyebabnya didominasi penyakit jantung.

Menurut Kepala Pusat Kesehatan Haji, dokter Budi Sylvana, ada tiga faktor yang mempengaruhi kondisi kesehatan jemaah haji. Pertama, adanya ancaman suhu dan kelembaban di Arab Saudi.

Kedua, adanya kerentanan kesehatan jemaah haji. Jamaah haji Indonesia didominasi oleh jamaah haji berisiko tinggi karena faktor usia dan penyakit. Selain itu, juga ada kekambuhan penyakit yang dipicu oleh kelelahan dan kondisi fisik yang menurun.

Baca Juga: Kata Ahli Kesehatan dan Hukum Islam Unair Soal Legalisasi Ganja Medis

Ketiga, kapasitas tenaga kesehatan, meliputi antisipasi dan respon petugas kesehatan terhadap permasalahan kesehatan jemaah.

“Jadi dengan berbagai cara, angka kematian bisa kita kendalikan. Walaupun jamaah lansia dan punya komorbid,” kata Budi.

Kerentanan kesehatan jemaah dapat diantisipasi melalui penguatan promosi kesehatan. Seperti kampanye #jangantungguhaus dari awal sebelum keberangkatan jamaah haji. Juga seruan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri, terutama saat keluar pondokan dan beribadah. Juga kampanye untuk minum obat teratur bagi jamaah haji risti dan memiliki komorbid.

Baca Juga: Gempa Hari Ini Magnitudo di atas 5 Guncang Pacitan dan Bone Bolango

Sementara melalui penguatan formasi 30, setiap 30 jamaah paling risti tiap-tiap kloter harus selalu didampingi Tenaga Kesehatan Haji (TKH) Kloter. Juga ada screening atau pemeriksaan ulang serta kontrol rutin bagi jemaah haji risti di tiap tiap kloter.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: jamaah hajiKBHIpenyakit jantungTenaga Kesehatan HajiTKH Kloter

Editor

Next Post
Ilustrasi serangan jantung. Foto Pexels/pixabay.com.

Hati-hati, Penyakit Jantung Mengintai Generasi Jompo

Discussion about this post

TERKINI

  • Industri wisata On The Rock di bangun di atas karst Gunungsewu, Gunungkidul, Selasa, 6 Mei 2026. Foto Pito Agustin/wanaloka.com.Walhi Yogya Ingatkan, Sanksi Denda Industri Wisata di KBAK Gunungsewu Tak Membuat Jera
    In News
    Kamis, 7 Mei 2026
  • Pegiat lingkungan,, Arief Kamarudin menunjukkan ikana sapu-sapu yang ditangkapnya. Foto @ariefkamarudin/instagram.Bagaimana Ikan Asal Amazon Bisa Menginvasi Sungai di Indonesia?
    In Rehat
    Kamis, 30 April 2026
  • Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat berbicara kepada awak media usai sertijab, 29 APril 2026. Foto KLH/BPLH.Pesan Walhi dan Janji Menteri Baru Lingkungan Hidup
    In News
    Rabu, 29 April 2026
  • Petani pasir lahan pantai di Kulon Progo tengah menyirami lahan cabenya. Foto Dok. Soetana Monang Hasibuan/Wanaloka.com.20 Tahun PPLP Kulon Progo, Menanam adalah Melawan Apa?
    In Sosok
    Minggu, 19 April 2026
  • Ilustrasi TPA open dumping. Foto khoinguyenfoto/pixabay.com.Praktik TPA Open Dumping Ditutup Akhir Juli 2026
    In News
    Sabtu, 18 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media