Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Penyakit Jantung Jadi Penyebab Mayoritas Jamaah Haji 2022 Meninggal

Senin, 18 Juli 2022
A A
Kantor Kesehatan Haji Indonesia di Mekkah. Foto kemkes.go.id.

Kantor Kesehatan Haji Indonesia di Mekkah. Foto kemkes.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Jumlah jamaah haji yang meninggal dunia per 17 Juli 2022 tercatat sebanyak 58 orang. Mayoritas adalah jamaah laki-laki dari kelompok usia di bawah 60 tahun. Sedangkan penyebabnya didominasi penyakit jantung.

Menurut Kepala Pusat Kesehatan Haji, dokter Budi Sylvana, ada tiga faktor yang mempengaruhi kondisi kesehatan jemaah haji. Pertama, adanya ancaman suhu dan kelembaban di Arab Saudi.

Kedua, adanya kerentanan kesehatan jemaah haji. Jamaah haji Indonesia didominasi oleh jamaah haji berisiko tinggi karena faktor usia dan penyakit. Selain itu, juga ada kekambuhan penyakit yang dipicu oleh kelelahan dan kondisi fisik yang menurun.

Baca Juga: Kata Ahli Kesehatan dan Hukum Islam Unair Soal Legalisasi Ganja Medis

Ketiga, kapasitas tenaga kesehatan, meliputi antisipasi dan respon petugas kesehatan terhadap permasalahan kesehatan jemaah.

“Jadi dengan berbagai cara, angka kematian bisa kita kendalikan. Walaupun jamaah lansia dan punya komorbid,” kata Budi.

Kerentanan kesehatan jemaah dapat diantisipasi melalui penguatan promosi kesehatan. Seperti kampanye #jangantungguhaus dari awal sebelum keberangkatan jamaah haji. Juga seruan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri, terutama saat keluar pondokan dan beribadah. Juga kampanye untuk minum obat teratur bagi jamaah haji risti dan memiliki komorbid.

Baca Juga: Gempa Hari Ini Magnitudo di atas 5 Guncang Pacitan dan Bone Bolango

Sementara melalui penguatan formasi 30, setiap 30 jamaah paling risti tiap-tiap kloter harus selalu didampingi Tenaga Kesehatan Haji (TKH) Kloter. Juga ada screening atau pemeriksaan ulang serta kontrol rutin bagi jemaah haji risti di tiap tiap kloter.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: jamaah hajiKBHIpenyakit jantungTenaga Kesehatan HajiTKH Kloter

Editor

Next Post
Ilustrasi serangan jantung. Foto Pexels/pixabay.com.

Hati-hati, Penyakit Jantung Mengintai Generasi Jompo

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media