Senin, 9 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Percepat Masa Darurat ke Pemulihan Pasca Bencana Alam Sumatera Barat

Jumat, 17 Mei 2024
A A
Bencana alam Sumatera Barat, tim gabungan dan masyarakat Pandai Sikek, Kabupaten Tanah Darat, melakukan pembersihan material banjir lahar dingin Gunung Marapi. Foto BNPB.

Bencana alam Sumatera Barat, tim gabungan dan masyarakat Pandai Sikek, Kabupaten Tanah Darat, melakukan pembersihan material banjir lahar dingin Gunung Marapi. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam melaksanakan rencana relokasi terhadap warga harus mengedepankan pendekatan humanis dan dialog kepada masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di kawasan berisiko bencana.

Baca Juga: Analisa BMKG, Waspada Banjir Lahar Hujan di Sumbar hingga 22 Mei 2024

Dijelaskan Suharyanto, saat ini terdapat sekitar 335 unit rumah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Raykat (PUPR) yang siap dibangun. Rumah tersebut merupakan bagian dari program Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA).

“Makanya, untuk pendataan ini cepat dan akurat karena membangunnya cepat, yang lama itu biasanya dipendataan,” pungkas Suharyanto.

Data Dampak Bencana Alam Sumbar

Data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB hingga Kamis sore, 16 Mei 2024, korban meninggal dunia tercatat berjumlah 67 orang, 20 orang asih dalam pencarian, 3 orang meninggal dunia belum teridentifikasi saat ini berada di RS Sijunjung, 40 orang mengalami luka-luka, 989 kepala keluarga terdampak.

Di Kabupaten Agam, korban meninggal dunia sebanyak 22 orang, Kabupaten Tanah Datar terdapat 29 orang meninggal, di Kabupaten Padang Pariaman 12 meninggal dunia, sedangkan di Kota Padang Panjang 2 orang meninggal dunia.

Suharyanto menyatakan, masih memiliki satu hari golden time pertolongan dan penyelamatan korban bencana.

Baca Juga: Desentralisasi Pengolahan Sampah, Pemkab Sleman Tak Lagi Angkut Sampah Organik Warga

“Ini hari kelima, kita masih punya waktu satu hari berdasarkan golden time. Tentu kita harus berdialog dengan ahli waris dan keluarga, apakah 20 orang ini sudah diikhlaskan atau belum sehingga kalau terima, kita bisa hentikan pencarian dan evakuasi. Tapi kalau minta tetap dicari kita harus masih cari. Negara memberikan anggaran pencarian itu batasnya enam hari setelah itu dicover BNPB, jadi tidak perlu khawatir,” jelas Suharyanto.

Suharyanto meminta agar pemerintah daerah lebih bijak dalam mengatur pendistribusian bantuan permakanan dan kebutuhan dasar kepada masyarakat.

“Sembako permakanan melimpah tolong dilihat kebutuhan yang lain seperti kebutuhan wanita, anak-anak, dan alat kebersihan, harus diadakan kalau kekurangan harus segera laporkan ke BNPB,” pungkas Suharyanto.  [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Banjir Bandang AgamBanjir Bandang dan Lahar Dingin Sumatera Baratbanjir lahar dingin Tanah Datarbencana alam Sumatera Baratbencana alam SumbarSumatera Barat

Editor

Next Post
PVMBG menaikkan status Gunung Ibu menjadi Awas atau Level IV sejak 16 Mei 2024. Letusan Gunung Ibu pada Jumat, 17 Mei 2024, pukul 08.00 WIT. Foto magma.esdm.go.id.

Mitigasi Dampak Kenaikan Status Gunung Ibu Menjadi Awas

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media