Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Percepat Masa Darurat ke Pemulihan Pasca Bencana Alam Sumatera Barat

Jumat, 17 Mei 2024
A A
Bencana alam Sumatera Barat, tim gabungan dan masyarakat Pandai Sikek, Kabupaten Tanah Darat, melakukan pembersihan material banjir lahar dingin Gunung Marapi. Foto BNPB.

Bencana alam Sumatera Barat, tim gabungan dan masyarakat Pandai Sikek, Kabupaten Tanah Darat, melakukan pembersihan material banjir lahar dingin Gunung Marapi. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam melaksanakan rencana relokasi terhadap warga harus mengedepankan pendekatan humanis dan dialog kepada masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di kawasan berisiko bencana.

Baca Juga: Analisa BMKG, Waspada Banjir Lahar Hujan di Sumbar hingga 22 Mei 2024

Dijelaskan Suharyanto, saat ini terdapat sekitar 335 unit rumah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Raykat (PUPR) yang siap dibangun. Rumah tersebut merupakan bagian dari program Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA).

“Makanya, untuk pendataan ini cepat dan akurat karena membangunnya cepat, yang lama itu biasanya dipendataan,” pungkas Suharyanto.

Data Dampak Bencana Alam Sumbar

Data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB hingga Kamis sore, 16 Mei 2024, korban meninggal dunia tercatat berjumlah 67 orang, 20 orang asih dalam pencarian, 3 orang meninggal dunia belum teridentifikasi saat ini berada di RS Sijunjung, 40 orang mengalami luka-luka, 989 kepala keluarga terdampak.

Di Kabupaten Agam, korban meninggal dunia sebanyak 22 orang, Kabupaten Tanah Datar terdapat 29 orang meninggal, di Kabupaten Padang Pariaman 12 meninggal dunia, sedangkan di Kota Padang Panjang 2 orang meninggal dunia.

Suharyanto menyatakan, masih memiliki satu hari golden time pertolongan dan penyelamatan korban bencana.

Baca Juga: Desentralisasi Pengolahan Sampah, Pemkab Sleman Tak Lagi Angkut Sampah Organik Warga

“Ini hari kelima, kita masih punya waktu satu hari berdasarkan golden time. Tentu kita harus berdialog dengan ahli waris dan keluarga, apakah 20 orang ini sudah diikhlaskan atau belum sehingga kalau terima, kita bisa hentikan pencarian dan evakuasi. Tapi kalau minta tetap dicari kita harus masih cari. Negara memberikan anggaran pencarian itu batasnya enam hari setelah itu dicover BNPB, jadi tidak perlu khawatir,” jelas Suharyanto.

Suharyanto meminta agar pemerintah daerah lebih bijak dalam mengatur pendistribusian bantuan permakanan dan kebutuhan dasar kepada masyarakat.

“Sembako permakanan melimpah tolong dilihat kebutuhan yang lain seperti kebutuhan wanita, anak-anak, dan alat kebersihan, harus diadakan kalau kekurangan harus segera laporkan ke BNPB,” pungkas Suharyanto.  [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Banjir Bandang AgamBanjir Bandang dan Lahar Dingin Sumatera Baratbanjir lahar dingin Tanah Datarbencana alam Sumatera Baratbencana alam SumbarSumatera Barat

Editor

Next Post
PVMBG menaikkan status Gunung Ibu menjadi Awas atau Level IV sejak 16 Mei 2024. Letusan Gunung Ibu pada Jumat, 17 Mei 2024, pukul 08.00 WIT. Foto magma.esdm.go.id.

Mitigasi Dampak Kenaikan Status Gunung Ibu Menjadi Awas

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media