Senin, 27 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Peringati Hari Jamu 2023 dengan Menanam hingga Menyeduh Jamu

Selasa, 30 Mei 2023
A A
Penanaman bibit Habbatussauda di Cangkringan, Sleman. Foto Dok. Humas UII.

Penanaman bibit Habbatussauda di Cangkringan, Sleman. Foto Dok. Humas UII.

Share on FacebookShare on Twitter

Praktisi industri obat tradisional yang telah berkecimpung 22 tahun, Joko Kawiyanto membeberkan modernisasi jamu serta peluang dan tantangan industri obat tradisional. Bahwa modernisasi jamu dapat dilakukan pada aspek produk, produksi, maupun pemasaran.

“Jamu tidak hanya bisa dinikmati kami yang senior, tetapi juga bisa diterima anak muda yang menikmati minuman yang enak dikonsumsi,” terang Joko.

Edukasi Warga
Sementara Himpunan Mahasiswa (Hima) Pengobat Tradisional (Battra) Unair merayakan momentum Hari Jamu Nasional dalam bentuk Pengabdian Masyarakat (Pengmas) dengan mengusung tema Upaya Promotif, Preventif, dan Rehabilitatif Musculoskeletal Disorders melalui Pendekatan Pengobatan Tradisional terhadap Masyarakat. Hima Battra Unair berkolaborasi dengan empat universitas lain yang bergabung dalam organisasi Perkumpulan Pendidikan Tinggi Kesehatan Tradisional Indonesia (PPTKTI), yakni Universitas Bhakti Wiyata Kediri, Poltekkes Surakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Hindu Indonesia.

Baca Juga: Pameran Foto Kilas Pitulas Gempa Yogya 2006

Mereka mengajak masyarakat Desa Sedapur Klagen, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur untuk memproduksi jamu dengan memanfaatkan tanaman pada 27 Mei 2023. Pemilihan Desa Sedapur, menurut Ketua Panitia Nabyla Raissa Maheswari karena penduduk di sana kerap jalan kaki berjarak cukup jauh. Tak sedikit pula mengalami gangguan musculoskeletal disorder atau penyakit yang berhubungan dengan otot dan tendon.

Melalui metode back to nature, tim kolaborasi mengajak untuk memanfaatkan beberapa bahan tanaman herbal yang tumbuh di desa tersebut, seperti temulawak dan kunyit untuk produksi jamu.

“Terlebih kunyit diklaim mengandung kurkumin, desmetoksikurkumin dan bioaktif yang mampu mengurangi nyeri dan memperbaiki sendi,” jelas Nabyla.

Baca Juga: Kalbar Siaga Darurat Karhutla, Ketapang Terbanyak Titik Panas

Caranya dengan memanaskan 5 gelas air hingga mendidih. Kemudian memasukkan ramuan jamu, berupa biji adas 3 gram, herba rumput bolong 5 gram, rimpang temulawak 15 gram, rimpang kunyit 15 gram, dan herba meniran 5 gram. Lalu ditunggu sekitar 15 menit dengan nyala api kecil. Setelah masak didiamkan hingga hangat, kemudian disaring. Air seduhan jamu diminum 3x sehari.

Tim juga mengedukasi warga mengenai akupuntur dan akupresur untuk penanganan muskuloskeletal disorder.

“Pada saat sesi ini, masyarakat sangat antusias mengikutinya. Mereka berdatangan untuk menyaksikan terapi akupuntur,” ujar Nabyla. [WLC04]

Sumber: UGM, Unair

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bibit HabbatussaudaFarmasi UIIgangguan musculoskeletal disorderHari Jamu NasionalHima Battra Unairjintan hitamUGM

Editor

Next Post
Pusat gempa dangkal Pantai Barat Sumatera 5,3 magnitudo pada Rabu, 31 Mei 2023. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Gempa Dangkal di Pantai Barat Sumatera Dirasakan hingga IV MMI

Discussion about this post

TERKINI

  • Petani pasir lahan pantai di Kulon Progo tengah menyirami lahan cabenya. Foto Dok. Soetana Monang Hasibuan/Wanaloka.com.20 Tahun PPLP Kulon Progo, Menanam adalah Melawan Apa?
    In Sosok
    Minggu, 19 April 2026
  • Ilustrasi TPA open dumping. Foto khoinguyenfoto/pixabay.com.Praktik TPA Open Dumping Ditutup Akhir Juli 2026
    In News
    Sabtu, 18 April 2026
  • Ketebalan 'salju abadi' Pegunungan Jayawijaya, Papua tinggal 4 meter pada 2024. Foto Dok. BMKG.Salju Abadi Puncak Jaya akan Hilang, Kurangi Pemakaian Bahan Bakar Fosil
    In IPTEK
    Sabtu, 18 April 2026
  • Hari Hemofilia Sedunia. Foto satheeshsankaran/pixabay.com.Hemofilia, Penyakit Bangsawan Britania Raya yang Ditemukan Saat Anak Usai Sunat di Indonesia
    In Rehat
    Jumat, 17 April 2026
  • Komisi III DPR RI menggelar RDPU dengan petani Pino Raya. Foto Istimewa.Petani Pino Raya Ditembak dan Jadi Tersangka, DPR Janjikan Rapat Dengar Pendapat
    In News
    Jumat, 17 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media