Senin, 6 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Permukiman Warga Terdampak Abrasi Teluk Amurang Juni 2022 Selesai Dibangun Desember 2023

Selasa, 13 Agustus 2024
A A
Permukiman untuk warga terdampak bencana abrasi di Teluk Amurang,Sulawesi Utara. Foto Dok. Kementerian PUPR.

Permukiman untuk warga terdampak bencana abrasi di Teluk Amurang,Sulawesi Utara. Foto Dok. Kementerian PUPR.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sebanyak 114 unit rumah tahan bencana tipe 36 untuk masyarakat terdampak abrasi pantai di Teluk Amurang di Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara telah rampung. Pembangunan infrastruktur permukiman terdampak bencana itu dilakukan secara kolaboratif antara Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Bencana abrasi Pantai di Teluk Amurang terjadi pada Juni 2022 lalu yang berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat setempat. Sebab abrasi tersebut menyebabkan puluhan rumah, jembatan, dan berbagai infrastruktur lainnya runtuh. Penyebab abrasi dikaitkan dengan faktor geografis dan hidrodinamika di Teluk Amurang yang mengalami pergerakan arus dan gelombang kuat akibat kombinasi pasang surut, angin, dan gelombang laut.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana dilakukan dengan tidak hanya membangun kembali permukiman yang rusak. Melainkan upaya untuk membangun kembali permukiman baru yang tangguh terhadap bencana.

Baca Juga: Spesies Gajah Indonesia di Ambang Kepunahan, Kenali Karakternya untuk Mitigasi

“Pendekatannya adalah build back better, membangun lebih baik dan lebih aman dari sebelumnya. Jadi tidak sekadar membangun dengan kerentanan yang sama terhadap bencana,” kata Basuki.

Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti menambahkan, tujuan utama dari pekerjaan pembangunan pasca bencana adalah untuk mendukung pemulihan dan mengembalikan fungsi infrastruktur sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana abrasi pantai di Amurang.

“Penanganan bencana ini diharapkan dapat memberi dampak positif bagi kehidupan masyarakat setempat, memperbaiki kondisi lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.” kata Diana.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Abrasi Teluk AmurangKementerian PUPRpembangunan pasca bencanarehabilitasi dan rekonstruksi

Editor

Next Post
Ahli bidang Biologi Kelautan, Akuakultur, dan Ekologi Molekuler Uniar, Sapto Andriyono. Foto Istimewa.

Sapto Andriyono, Proyek Reklamasi Bisa Dijalankan Asal Penuhi Amdal

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Kebun eukaliptus PT Adindo Hutan Lestari di Kalimantan Utara. Foto Yayasan Auriga Nusantara.Mengapa Viskosa Harus Masuk Aturan UU Anti Deforestasi Uni Eropa?
    In Rehat
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi salah satu kucing ras jumbo. Foto Kadisha/Pixabay.com.Mengenal Kucing Ras Jumbo untuk Dipelihara di Rumah
    In Rehat
    Kamis, 25 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media