Selain itu, ketujuh, pemerintah harus segera menyusun kebijakan tata kelola sampah dari sumber, memperkuat tanggung jawab produsen sebagaimana diatur dalam UU 18 Tahun 2008 tentang Tata Kelola Sampah. Serta membatalkan rencana Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) dan solusi palsu lainnya.
Terakhir, Menteri LH harus memastikan perlindungan kawasan hulu, sumber mata air, dan pangan. Sekaligus menghentikan pemberian izin lingkungan untuk perubahan fungsi dan peruntukan hutan secara masif yang justru memperdalam bencana dan krisis.
Selamatkan bumi lewat etika lingkungan
Dalam pernyataan perdananya, Jumhur menegaskan pentingnya membangun kesadaran lingkungan sejak dini melalui pendidikan.
“Environmental ethics (etika lingkungan)saya harap bisa masuk ke dalam kurikulum pendidikan di tingkat dasar maupun tinggi. Jika etika itu sudah ada sejak dini, insya Allah ketika dia jadi apapun, dari dia mulai membuang sampah sampai dia mempunyai perusahaan ratusan triliun, pasti tertanam etika lingkungannya,” kata Jumhur saat serah terima, Rabu, 29 April 2026.
Ia juga menekankan arah pembangunan ke depan harus memastikan bahwa investasi tidak merusak alam. Pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan harus berjalan beriringan. Aktivitas industri tetap perlu didorong, namun harus disertai kepatuhan terhadap standar lingkungan agar tercipta keseimbangan antara pembangunan dan keberlanjutan.
Jumhur juga mendorong seluruh jajaran KLH/BPLH untuk memperkuat kolaborasi dan kontribusi nyata dalam memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif di lapangan.
“Teman-teman semua bantu saya, bukan dengan cara lain, kecuali memberikan gagasan yang the best you have in your mind. Dan pastikan kita bisa berjuang bersama sesuai panduan yang diberikan Presiden,” imbuh dia.
Sementara Hanif yang sekarang menjabat Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan menyampaikan, masih terdapat berbagai pekerjaan rumah yang belum terselesaikan selama masa kepemimpinannya. Ia berharap berbagai agenda itu dapat dituntaskan di bawah kepemimpinan Jumhur.
“Dengan pengalaman dan rekam jejak panjang yang dimiliki Pak Menteri, saya optimistis pengelolaan serta pengendalian lingkungan hidup di Indonesia akan semakin meningkat dan berjalan lebih cepat,” ujar Hanif. [WLC02]






Discussion about this post